Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 19 Mar 2026 21:13 WITA ·

Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos


Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos Perbesar

Operasi bor ledak yang tidak optimal berdampak langsung pada biaya pengolahan. Di sisi lain, pemantauan stabilitas lereng pit yang mengandalkan inspeksi visual periodik sering tidak cukup cepat menangkap perubahan geoteknik yang berkembang dalam hitungan hari.

Strayos adalah platform AI yang mengintegrasikan analisis bor ledak dan pemantauan lereng dalam satu sistem berbasis data survei dari drone.

Dalam modul Drill & Blast, Strayos memproses data survei drone untuk menghasilkan rancangan shot plan berdasarkan topografi bench aktual. Platform ini menjalankan simulasi prediksi getaran, airblast, dan distribusi muckpile sebelum peledakan dilakukan, sehingga tim dapat menyesuaikan parameter sebelum ada material yang bergerak. Setelah ledakan, analisis fragmentasi post-blast berjalan otomatis dari foto udara drone tanpa pengukuran manual di zona yang masih berbahaya.

Strayos juga dapat menghasilkan analisis highwall yang menilai kondisi lereng berdasarkan data LiDAR dan geometri pit terkini. Tim mendapat laporan zona risiko dalam format peta terintegrasi yang diperbarui setiap kali survei drone baru dilakukan. Pemantauan lereng berubah dari kegiatan periodik menjadi proses kontinu yang terhubung langsung dengan jadwal operasi tambang.

Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Strayos sebagai bagian dari ekosistem solusi data tambang, yang dapat dikombinasikan dengan DJI Dock 3 (Matrice 4D) dan drone DJI M400 dan sensor LiDAR DJI Zenmuse L3 untuk akuisisi data lapangan yang terintegrasi penuh.

“Platform seperti Strayos mengubah data drone dari sekadar foto udara menjadi analisis operasional yang mendukung keputusan teknis langsung di lapangan,” ujar Halo Robotics.

Integrasi antara pengumpulan data drone dan analisis AI mendukung operasi yang lebih presisi di setiap tahap industri pertambangan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 951 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menyiapkan Kuota e-Meterai Perusahaan Sebelum Musim Kontrak Menumpuk

12 Agustus 2026 - 11:30 WITA

Kemitraan Indonesia–India: Saatnya Mengubah Komitmen Menjadi Hasil Nyata

12 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Bandhan Melampaui Batas: Apa yang Harus Indonesia dan India Bangun Bersama Selanjutnya?

12 Agustus 2026 - 11:18 WITA

ERP Odoo Membantu Distributor Mengelola Multi Gudang Secara Terpusat

12 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Kemitraan Indonesia–India: Pengembangan Sumber Daya Manusia Perlu Mendapat Perhatian Lebih Besar

12 Agustus 2026 - 11:15 WITA

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

12 Agustus 2026 - 11:12 WITA

Trending di Bisnis