Reporter: Dance Henukh
Sulutnews.com – Rote Ndao, 5 Juli 2026 Proyek Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) kini telah melangkah mantap ke tahap kedua pembangunan. Ribuan warga telah mendapatkan pekerjaan tetap, lahan yang semula terlantar kini berubah menjadi sumber penghidupan, dan aliran ekonomi mulai terasa nyata di setiap rumah tangga. Namun, di tengah kemajuan yang terang benderang itu, muncul suara-suara dari akun tak bertuan yang menyebarkan narasi negatif tanpa dasar.
Menanggapi hal ini, pernyataan tegas disampaikan oleh Pengmat Lokal
“Kami tanya terus terang kepada kalian yang bersembunyi di balik nama samaran: Dari mana sumber data yang kalian sebarkan? Di mana kajian resmi? Di mana bukti kerugian yang kalian tuduhkan? Semua itu hanyalah omongan kosong, racun yang lahir dari rasa iri melihat keberhasilan perjuangan Bupati Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoy Dudelusi Dethan. Kalian tidak pernah turun ke lapangan, tidak mendengar suara warga, dan tidak mengerti apa arti perjuangan membawa kesejahteraan.”
“Ingat ini: Tuduhan tanpa bukti adalah fitnah. Kalau merasa benar, keluarkan identitas asli, tunjukkan dokumen sah, dan hadapi fakta secara terang-terangan. Jangan terus bersembunyi seperti pengecut yang tak berani mempertanggungjawabkan kata-katanya. Pembangunan ini sudah disetujui aturan, sudah dinikmati rakyat, dan tidak akan dihentikan oleh narasi dusta dari balik layar.”
“Kenyataan berbicara lebih keras: apa yang dulu hutan belukar kini menjadi aset daerah. Ribuan tangan bekerja, rezeki mengalir, dan masa depan terbuka lebar. Jangan biarkan kebencian segelintir orang merusak harapan seluruh warga Rote Ndao. Fakta tak bisa dibohongi, keberhasilan tak bisa dipadamkan oleh mulut yang iri.”
Fakta di lapangan tetap berdiri kokoh: proyek ini berjalan sesuai ketentuan, memberi manfaat nyata, dan menjadi bukti nyata perjuangan pemimpin daerah untuk rakyatnya. Narasi negatif yang disebarkan hanyalah asap yang akan hilang diterpa kenyataan.
TUNJUKKAN BUKTI, JANGAN CUMA BICARA
“Akun anonim yang menolak proyek garam ini harus jawab: Dari mana datanya? Di mana buktinya? Kalau tidak punya, diamlah. Ini bukan soal pendapat, tapi soal kenyataan yang sudah dinikmati ribuan warga. Jangan sembunyi, keluarkan nama asli kalau berani. Fitnah itu berdosa, dan kebenaran akan tetap menang





