Rote Ndao,Sulutnews.coom – – Keterlibatan Simson Polin, anggota DPRD Provinsi NTT, dalam kegiatan pemerintahan Kabupaten Rote Ndao, khususnya yang melibatkan istrinya sebagai Wakil Bupati, kembali menjadi sorotan. Pernyataan Dr. Aksi Sinurat pada Senin, 19 Mei 2025, mengungkapkan keprihatinan publik terhadap potensi konflik kepentingan dan pelanggaran etika yang dilakukan Simson Polin.
Dr. Sinurat secara tegas menyatakan bahwa kehadiran Simson Polin yang berulang kali dan tanpa undangan resmi dalam berbagai kegiatan pemerintahan daerah, termasuk Panen Raya dan upacara apel, telah melewati batas etos kerja dan etika seorang anggota dewan. Beliau menekankan pentingnya pemisahan peran antara tugas Simson Polin sebagai anggota DPRD Provinsi dan keterlibatannya dalam kegiatan pemerintahan Kabupaten Rote Ndao.
Meskipun Simson Polin memiliki hubungan keluarga dengan Wakil Bupati, Dr. Sinurat menegaskan bahwa hal tersebut bukan justifikasi untuk keterlibatan yang berlebihan dan tanpa transparansi. Kehadirannya dalam berbagai acara pemerintahan tanpa undangan resmi menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan di kalangan masyarakat Rote Ndao.
Pertanyaan mendasar yang muncul adalah representasi dan kapasitas Simson Polin dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Apabila kehadirannya bukan atas undangan resmi, atas nama siapa ia berpartisipasi? Hal ini memicu keraguan akan potensi penyalahgunaan jabatan dan pengaruh.
Dr. Sinurat merekomendasikan agar Ketua DPRD Provinsi NTT menegur Simson Polin terkait pelanggaran etika ini. Tindakan Simson Polin, menurutnya, telah menimbulkan pertanyaan publik dan potensi penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Lebih lanjut, beliau menyoroti kecerdasan masyarakat Rote Ndao yang menuntut pertanggungjawaban dan profesionalisme dari para pejabat publik. Masyarakat menuntut Simson Polin untuk fokus pada tugasnya sebagai anggota DPRD Provinsi NTT, tanpa mencampuradukkannya dengan kegiatan pemerintahan daerah.
Kesimpulannya, pernyataan Dr. Aksi Sinurat ini menyoroti pentingnya etika dan profesionalisme dalam pemerintahan.
Kepatuhan terhadap aturan dan kode etik. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik di Rote Ndao. Kehadiran Simson Polin yang seringkali dianggap mewakili Wakil Bupati menimbulkan persepsi yang kurang baik dan perlu diluruskan.
Reporter:Dance Henukh






