Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 11 Jun 2026 17:34 WITA ·

Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat: Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA


Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat: Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA Perbesar

Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM JAYA telah mengalir ke wilayah Condet, memberikan akses air berkualitas yang lebih aman, lebih praktis dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.

Jakarta, 9 Juni 2026 – Bagi sebagian warga Condet, Jakarta Timur, beberapa bulan terakhir mungkin tidak selalu nyaman. Aktivitas pembangunan jaringan air minum perpipaan yang dilakukan PAM JAYA bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sejumlah ruas jalan sempat menimbulkan kemacetan, penyempitan jalan, hingga debu yang harus dihadapi masyarakat sehari-hari.

Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM JAYA telah mengalir ke wilayah Condet, memberikan akses air berkualitas yang lebih aman, lebih praktis dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.

Pembangunan jaringan perpipaan merupakan bagian dari upaya mendukung target 100% cakupan layanan pada tahun 2029. Untuk mewujudkan hal tersebut, pembangunan infrastruktur berupa pemasangan pipa di berbagai wilayah DKI Jakarta memang sedang masif dilakukan.

Kesabaran dan dukungan warga Condet selama proses pekerjaan berlangsung berbuah manis. Setiap galian PAM JAYA yang dilakukan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang agar masyarakat dapat menikmati layanan air minum perpipaan berkelanjutan dan kesehatan yang lebih terjaga.

Manfaat tersebut kini dirasakan langsung oleh Darkat, salah satu warga Condet yang telah menggunakan layanan PAM JAYA. Menurutnya, kualitas air PAM JAYA yang diterima jauh lebih baik dibandingkan air sumur yang selama ini digunakan warga di lingkungannya.

“Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning. Dari sisi pengeluaran juga terasa lebih hemat. Dulu kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp600 ribu per bulan, sekarang sekitar Rp400 sampai Rp450 ribu. Jadi saya berterima kasih kepada PAM JAYA karena sudah masuk ke lingkungan kami,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Siti Nur, warga Condet yang telah merasakan manfaat layanan air minum perpipaan PAM JAYA dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp50 ribu sebulan,” ungkapnya.

Pengalaman positif lainnya juga dirasakan Nara, warga Condet yang merasakan perubahan dalam aktivitas sehari-hari setelah menggunakan air minum perpipaan.

“Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik,” tuturnya.

Kehadiran layanan air minum perpipaan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi solusi penting dalam upaya mengurangi penggunaan air tanah yang selama ini menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 988 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sederet Penghargaan BRI Life Selama Q3 Tahun 2026, Tegaskan Kepemimpinan dalam Inovasi Digital, serta GCG di Industri Asuransi Jiwa

4 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Operasional Minimarket Semakin Kompleks, Sistem POS Jadi Andalan Kelola Transaksi dan Stok

4 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Transaksi Kripto di Indonesia Selalu Tembus Rp45 Triliun pada Agustus, Apa Penyebabnya?

4 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

4 Agustus 2026 - 10:06 WITA

Mengusung Sustainable dan Smart Living, NARALOKA 2026 Hadirkan Karya Terbaik Mahasiswa BINUS @Malang

4 Agustus 2026 - 09:31 WITA

Promo Top Up Game Terbaru: Cara Dapat Diskon Terbaik dan Tetap Aman

4 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Trending di Bisnis