Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 27 Apr 2026 14:32 WITA ·

AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web


AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web Perbesar

Study Jam Robotics dan IoT kembali digelar oleh AI Center Makassar dan GDGoC UNM, membahas integrasi ESP32 ke web untuk memperkuat keterampilan talenta muda.

Makassar – AI Center Makassar bersama Google Developer Group on Campus Universitas Negeri Makassar (GDGoC UNM) kembali menggelar “Study Jam Robotics & IoT #3: Connecting ESP32 to the Web” pada 24 April 2026 di Telkom AI Center of Excellence Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 20 orang, yang terdiri dari member dan core team.

Materi inti dibawakan oleh Syahrur Adhe Pratama dengan Juhariah Ningrum sebagai moderator. Peserta diajak memahami bagaimana perangkat ESP32 dapat terhubung ke jaringan internet dan berkomunikasi dengan layanan berbasis web, termasuk melalui simulasi di platform Wokwi. Melalui pendekatan ini, peserta memperoleh gambaran praktis mengenai alur komunikasi data dari perangkat ke server secara real-time.

Secara umum, ESP32 merupakan salah satu mikrokontroler yang banyak digunakan dalam pengembangan IoT karena telah dilengkapi fitur WiFi dan Bluetooth. Kemampuan ini memungkinkan perangkat untuk terhubung langsung ke internet maupun jaringan lokal, sehingga banyak dimanfaatkan dalam berbagai implementasi seperti smart home, monitoring berbasis sensor, hingga sistem otomasi.

Selain itu, penggunaan simulator seperti Wokwi turut mendukung proses pembelajaran yang lebih efisien. Melalui platform ini, peserta dapat melakukan simulasi koneksi, pengujian program, hingga eksplorasi integrasi dengan layanan berbasis web tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perangkat fisik.

Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan talenta digital dalam menghadapi kebutuhan industri. “Kemampuan menghubungkan perangkat ke web menjadi salah satu keterampilan penting dalam pengembangan IoT saat ini. Melalui Study Jam ini, kami ingin memastikan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung,” ujarnya.

Salah satu peserta, Muhammad Azzumardi, yang merupakan member GDGoC Universitas Negeri Makassar, menilai kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. “Materinya sangat keren karena langsung praktik menghubungkan ESP32 ke web, jadi kami bisa memahami bagaimana sistem IoT bekerja,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, AI Center Makassar tidak hanya mendukung pengembangan talenta digital di bidang kecerdasan buatan (AI), tetapi juga pada bidang lain yang relevan seperti robotics dan IoT, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan komunitas developer dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 932 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

7 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026

7 Agustus 2026 - 14:22 WITA

Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?

7 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

7 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Smart Salary Perkuat Posisi sebagai Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara melalui DTI-Cx 2026

7 Agustus 2026 - 14:15 WITA

FLOQ Catat 1,8 Juta Pengguna, Perkuat Ekosistem Keuangan On-Chain Bersama AWS

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Trending di Bisnis