Tahuna, Sulutnews.com – Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), Ferdinand Gansalangi, memberikan apresiasi khusus kepada dua sosok penting pendiri Polnustar yang tetap setia mengabdi hingga kampus ini berusia 19 tahun.
Dua profesor tersebut adalah Prof. DR. Ir. Siegfried Berhimpon, MS, MAppSc dan Prof. Dr. Ir. Frans Gruber Ijong, M.Sc. Bukan hanya ikut mendirikan Polnustar, keduanya juga pernah menjabat sebagai Direktur, bahkan sampai sekarang masih aktif mengajar.
“Pengabdian dan dedikasi para pendiri ini adalah inspirasi bagi seluruh civitas akademika. Mereka menunjukkan arti sesungguhnya dari kesetiaan dan komitmen membangun pendidikan,” ujar Gansalangi dalam sambutannya.
Suara dari Para Profesor
Prof. Siegfried Berhimpon mengaku terharu melihat Polnustar terus bertumbuh.
“Polnustar lahir dari cita-cita besar untuk mencerdaskan anak bangsa di perbatasan. Kini kampus ini semakin maju, dan itu kebanggaan bagi kita semua. Harapan saya, mahasiswa jangan pernah berhenti bermimpi dan belajar,” ucapnya.
Sementara itu, Prof. Frans Gruber Ijong mengingatkan agar semangat awal pendirian kampus jangan sampai luntur.
“Polnustar berdiri di atas pengabdian. Meski tantangan makin berat, saya percaya kampus ini akan terus mencetak generasi hebat yang membawa nama daerah ke kancah lebih luas,” katanya.
Founder Lain yang Masih Setia
Selain dua profesor tersebut, Gansalangi juga menyinggung Jackried Maluenseng, salah satu founding father Polnustar. Saat ini Jackried menjabat sebagai Ketua Senat Polnustar dan tetap aktif mengajar.
“Beliau juga punya peran besar sejak awal berdirinya kampus ini. Sampai sekarang masih setia mendampingi kita semua. Itu bentuk dedikasi yang patut diteladani,” tambah Gansalangi.
Apresiasi ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan Polnustar hingga kini tidak lepas dari kerja keras dan ketulusan para pendirinya, yang terus memberi teladan bagi generasi muda. (Andy Gansalangi)





