Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 6 Sep 2025 07:53 WITA ·

Regina Kedo Terbukti Korupsi, Malah Dapat Penghargaan dari Bupati? Sungguh Ironis!


Regina Kedo Terbukti Korupsi, Malah Dapat Penghargaan dari Bupati? Sungguh Ironis! Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Publik Rote Ndao dibuat geram dengan tindakan Bupati Paulus Henuk yang diduga melindungi Regina Kedoh, tersangka kasus korupsi di Dinas P3AP2KB. Bagaimana mungkin seorang yang terindikasi kuat melakukan korupsi, bukannya diproses hukum, malah diberi penghargaan?

Kasus ini bermula dari dugaan korupsi di Dinas P3AP2KB, di mana Regina Kedoh menjabat sebagai Kepala Dinas. Meskipun sudah berstatus tersangka, Regina tak kunjung ditahan. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat terkait keseriusan penegakan hukum. Kerugian negara yang mencapai Rp 418.789.823, setelah pengembalian sebagian dana, menjadi bukti nyata yang tak bisa diabaikan.

Namun, yang lebih mencengangkan, di tengah kerugian negara yang belum dipulihkan, Bupati Paulus Henuk justru memberikan penghargaan kepada Regina Kedoh. Tindakan ini jelas melukai hati masyarakat dan menimbulkan spekulasi adanya “main mata” antara Bupati dan tersangka. Sisa kerugian yang belum diselesaikan oleh Regina Kedoh mencapai Rp 418.789.823, setelah pengembalian dana sebesar Rp 228.546.500 pada tahun 2024. Selain itu, terdapat belanja sebesar Rp 647.336.323 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Masyarakat Rote Ndao merasa kesal dan menuntut agar Regina Kedoh segera ditangkap dan diadili sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dugaan perlindungan oleh Bupati Paulus Henuk telah meruntuhkan kepercayaan publik terhadap transparansi dan efektivitas penegakan hukum oleh Penyidik Polres Rote Ndao. Apakah ada kekuatan besar yang menghalangi proses hukum ini? Keadilan untuk masyarakat Rote Ndao jangan sampai dikorbankan!

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 2,535 kali

Baca Lainnya

Selamat Hari Raya Nyepi dari Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A

19 Maret 2026 - 20:10 WITA

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Melakukan Penyerahan Bantuan Sembako Kepada Umat Muslim Di Kabupaten Sika

19 Maret 2026 - 19:58 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Trending di News