Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

TNI · 9 Agu 2025 16:41 WITA ·

Kodam IX/Udayana Tegaskan Komitmen Keadilan atas Kasus Prada Lucky


Kodam IX/Udayana Tegaskan Komitmen Keadilan atas Kasus Prada Lucky Perbesar

Kupang, Sulutnews.com — Kodim 1627/Rote Ndao melaksanakan pemberian tali asih kepada keluarga almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI yang gugur saat berdinas di Batalyon TP/WM.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Kav Kurnia, kepada keluarga besar Serma Kristian Namo, ayah almarhum, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas TNI kepada keluarga prajurit.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Kristian Namo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak atas pernyataannya yang sempat menimbulkan kegaduhan di media elektronik dan media sosial. Ia berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bersama agar semua pihak—termasuk media dan masyarakat—lebih bijak dan dewasa dalam menyampaikan maupun menyiarkan informasi.

“Kami memohon kepada seluruh media elektronik, media sosial, dan masyarakat luas untuk tidak menyiarkan pernyataan atau berita secara terpotong demi tujuan tertentu. Marilah kita bersama-sama menjaga ketertiban, serta menghindari narasi yang berpotensi memecah belah,” ujar Serma Kristian Namo.

Kodim 1627/Rote Ndao, mewakili keluarga besar TNI, menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum Prada Lucky. Kodam IX/Udayana, Korem 161/Wira Sakti, beserta seluruh jajaran menegaskan komitmen untuk mengawal proses penegakan hukum secara transparan, objektif, dan adil.

“Siapa pun yang bersalah akan dihukum sesuai hukum yang berlaku, demi keadilan bagi keluarga almarhum. Bersama, kita jaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” tegas Letkol Kav Kurnia.

Pihak TNI memastikan, proses hukum terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Prada Lucky akan dilaksanakan secara profesional dan terbuka. Hal ini merupakan komitmen pimpinan TNI dalam menegakkan disiplin, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan menjaga kehormatan satuan.

“Kami dengan rendah hati memohon agar Bapak Serma Kristian Namo menghargai setiap perjuangan yang telah rekan-rekan TNI lakukan untuk mengangkat kehormatan keluarga. Dengan demikian, kita dapat berdiri tegak dalam kehormatan, sembari menegakkan keadilan dan kebenaran,” tutup Dandim.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Candra, S.E., M.I.Pol., dalam keterangan persnya menegaskan pentingnya menjunjung supremasi hukum. Ia menyampaikan bahwa apabila terbukti bersalah, pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Kapendam juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana kondusif, menghormati proses hukum, dan menghindari penyebaran informasi yang tidak utuh, demi terwujudnya kebenaran dan keadilan bagi semua pihak.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,051 kali

Baca Lainnya

Irdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara Bendera 17-an, Bacakan Amanat Kasad

18 Februari 2026 - 11:43 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Waooh Proses Tender Pinjam Bendera di Rote Ndao: Perhatian Serius

3 Februari 2026 - 20:52 WITA

Tingkatkan Peran Masyarakat, Propam Bagikan Brosur Barcode Aduan

2 Februari 2026 - 11:36 WITA

Trending di Bali