Rote Ndao,Sulutnews.com – Acara pelepasan jamaah haji Kabupaten Rote Ndao berlangsung khidmat, dihadiri oleh Bupati Rote Ndao, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Kabupaten, Ketua Majelis Ahli Indonesia, dan para hadirin lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao menekankan beberapa hal penting terkait keberangkatan jamaah haji tahun ini.
Beliau mengawali sambutan dengan ungkapan syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT kepada jamaah haji untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Bupati mengingatkan pentingnya bersyukur dan mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi fisik, mental, maupun materi. Ibadah haji, menurut beliau, membutuhkan kemampuan fisik dan mental yang prima untuk menjalani rangkaian ibadah yang cukup berat.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, meskipun dengan keterbatasan anggaran, berkomitmen untuk memfasilitasi pelaksanaan ibadah haji bagi warganya. Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan koordinasi yang baik antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama dalam mempersiapkan keberangkatan jamaah haji. Namun, beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mendampingi keberangkatan jamaah haji ke Surabaya. Hal ini disebabkan oleh undangan resmi yang harus beliau hadiri di Gedung MPR DPR.
Bupati menyoroti kuota haji Kabupaten Rote Ndao yang masih terbatas, hanya satu orang untuk tahun ini. Beliau menyampaikan harapan dan rencana untuk meminta penambahan kuota kepada Kementerian Agama dan Pemerintah Pusat. Menurutnya, peningkatan kuota haji sangat penting untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat Rote Ndao yang ingin menunaikan ibadah haji. Beliau juga kembali mengingatkan pentingnya kondisi fisik yang sehat dan kuat bagi jamaah haji agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk. Semoga jamaah haji dapat kembali ke Rote Ndao sebagai haji yang mabrur.
Reporter:Dance Henukh






