Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 27 Mar 2024 15:30 WITA ·

Kembangkan Ekonomi Sirkular, PGE Area Lahendong Laksanakan Program Mapalus Tumompaso


Kembangkan Ekonomi Sirkular, PGE Area Lahendong Laksanakan Program  Mapalus Tumompaso Perbesar

Tomohon, Sulutnews.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong, Sulawesi Utara, terus berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. PGE melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Mapalus Tumompaso telah memberdayakan dan mengembangkan potensi masyarakat sekitar.

General Manager PGE Area Lahendong, Albertus Novi Purwono, mengatakan hingga saat ini sudah ada lebih dari 3.000 masyarakat rentan yang dilibatkan dalam program Mapalus Tumompaso PGE Area Lahendong. Ini merupakan program pengembangan ekosistem ekonomi sirkular di Tompaso Raya, Kabupaten Minahasa, yang berbasis potensi masyarakat sekitar.

“Ekosistem ekonomi sirkular yang dibangun Pertamina Geothermal Energy ini berhasil mengedukasi lebih dari 1.400 masyarakat rentan. Masyarakat juga mendapatkan pekerjaan sampingan sehingga perekonomian meningkat. Ini komitmen baik yang harus terus kami jaga dan tingkatkan,” ujar Albertus Novi di Lahendong, Rabu (27/03).

Ekonomi sirkular memprioritaskan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dengan mengoptimalkan penggunaan bahan baku serta pengurangan limbah dan emisi. Hadirnya program ini, lanjut Albertus Novi, ditujukan untuk menjawab tantangan lokal, termasuk bagaimana mengoptimalkan potensi kemampuan masyarakat yang tidak tersalurkan, potensi limbah sebagai sumber daya, serta potensi kolaborasi antar-UMKM sekitar.

Saat ini terdapat empat kegiatan ekosistem ekonomi sirkular, di antaranya Usaha Desa Wisata (SADEWI), Kelompok Usaha Bersama Mandiri dan Berdaya Maria (KUBEMADA), Usaha Ternak dengan EBT, dan Bank Sampah Setor Jo. SADEWI adalah gabungan masyarakat dalam Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS).  Daya tarik wisata yang dikembangkan adalah bersantai di bean bag dengan pemandangan Danau Tondano dari lereng Gunung Soputan. “Bean bag tersebut diproduksi oleh KUBEMADA,” Albertus Novi menambahkan.

Masyarakat menggunakan sumber energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber listrik untuk berbagai kegiatan tersebut. Ini sekaligus mengeliminasi penggunaan genset.

Atas program tersebut, PGE Area Lahendong mendapat penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang juga merupakan satu-satunya perusahaan di Provinsi Sulawesi Utara yang mendapat capaian tersebut. Prestasi tersebut sejalan dengan Zero Accident Award yang diterima oleh PGE area Lahendong atas kinerja excellent jam kerja selamat hingga tahun 2023 yang mencapai 14.488.476 jam.

Aktivitas PGE Area Lahendong menjadi tonggak sejarah pengembangan energi panas bumi di wilayah timur Indonesia.  Hingga saat ini, PGE telah mengoperasikan enam unit PLTP yang menjadi andalan pasokan listrik bagi wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo dengan total kapasitas terpasang sebesar 120 MW.

PGE Area Lahendong memiliki komitmen tinggi dalam memastikan sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan. Perusahaan selalu menerapkan Prinsip Operational Excellence dan mengutamakan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap pekerjaan, tidak hanya pada kegiatan pengeboran, tetapi juga dalam aktivitas operasional seharihari. Tak hanya itu, tim HSSE selalu memastikan bahwa operasional tetap aman bagi lingkungan sekitar melalui upaya pemantauan paparan gas Hidrogen Sulfida (H2S). PGE area Lahendong akan terus berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan dan pihak terkait untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,574 kali

Baca Lainnya

Bawa Pulang Mobil Baru Lebih Ringan Bersama KKB BRI Finance 3,97% Flat

4 Juli 2026 - 23:26 WITA

BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan EV untuk Perkuat Portofolio Berkelanjutan

4 Juli 2026 - 23:25 WITA

Perkuat Good Corporate Governance, BRI Finance Gandeng Kejaksaan Negeri Padang

4 Juli 2026 - 23:24 WITA

Belajar dari Indonesia: Ketika Sebuah Negeri Mengubah Cara Pandang Hidup

4 Juli 2026 - 18:22 WITA

Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan

4 Juli 2026 - 17:18 WITA

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

4 Juli 2026 - 17:03 WITA

Trending di Bisnis