Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 3 Sep 2026 14:30 WITA ·

Tak Hanya Membangun Karier, UPH Ajak Mahasiswa Baru Menemukan Panggilan dan Menjalani Hidup yang Bermakna


Tak Hanya Membangun Karier, UPH Ajak Mahasiswa Baru Menemukan Panggilan dan Menjalani Hidup yang Bermakna Perbesar

Melalui sesi “Called & Life That Matters” di UPH Festival 2026, Dr. Andry M. Panjaitan mengajak mahasiswa memaknai masa kuliah sebagai ruang untuk mengenal diri, mengembangkan talenta, menghadapi kegagalan, membangun komunitas, serta belajar memimpin dan melayani. Pesan tersebut diperkuat melalui kisah lima mahasiswa UPH yang menemukan arah dan panggilan masing-masing melalui pengalaman, keraguan, kegagalan, organisasi, komunitas, hingga prestasi.

Memasuki dunia
perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada berbagai pilihan, tantangan, dan
pertanyaan tentang masa depan. Lebih dari sekadar menentukan karier, masa
kuliah menjadi kesempatan untuk mengenal diri, mengembangkan potensi, dan
menemukan arah hidup. Perspektif inilah yang diangkat dalam sesi ‘Called
& Life That Matters’
bersama Dr. Andry M. Panjaitan, M.T., CPHCM.,
Associate Vice President Student Development, Alumni, and Corporate Relations
UPH, pada hari ketiga UPH Festival 2026, 15 Agustus 2026, di Auditorium
Grand Chapel UPH Kampus Utama Lippo Village, Karawaci, Tangerang.

Dalam sesi tersebut,
Dr. Andry mengajak mahasiswa melihat berbagai pengalaman selama masa kuliah,
mulai dari proses belajar, menghadapi tantangan, membangun komunitas, hingga
mengambil kesempatan untuk memimpin, sebagai bagian dari proses menemukan dan mengembangkan
panggilan hidup.

Dr. Andry mengajak
mahasiswa memaknai proses belajar, tantangan, komunitas, dan kesempatan
memimpin sebagai bagian dari perjalanan menemukan panggilan. Ia menekankan lima
prinsip sebagai kompas mahasiswa, yakni hidup bukan kebetulan dan panggilan
lebih besar dari karier; kegagalan adalah bagian dari pertumbuhan; kepemimpinan
adalah kesempatan untuk melayani; gunakan talenta untuk memberi dampak; serta
ilmu, kemampuan, pekerjaan, dan pengaruh perlu dijalankan secara bertanggung
jawab bagi Indonesia dan kemuliaan Tuhan.

“Jangan pernah takut bermimpi besar di
kampus ini. Bergabunglah dalam organisasi, tekuni riset, ciptakan karya seni
dan teknologi, ikut kompetisi, dan bangun persahabatan sejati. Jadilah Shalom
Community.
Namun, di atas segalanya, ingatlah bahwa kalian berharga bukan
karena apa yang kalian capai, melainkan karena siapa yang menciptakan dan
menebus kalian,” katanya.

Menemukan Panggilan di Tengah Keraguan
dan Kegagalan

Pesan tersebut
kemudian diperkuat melalui cerita lima mahasiswa senior yang menemukan
panggilan melalui pengalaman yang berbeda. Vanessa Putri Gunawan,
mahasiswi Prodi Pendidikan Dokter angkatan 2024 sekaligus Ambassadors of UPH
(AoU) periode 2026–2027, menceritakan bagaimana pilihan masuk kedokteran yang
awalnya didorong orang tua justru menjadi bagian dari proses Tuhan membentuk
dirinya.

“Saya sempat
bertanya, apakah ini benar-benar jalan saya atau hanya menjalani rencana orang
lain. Namun, saya kemudian menyadari bahwa Tuhan dapat menggunakan keputusan
yang awalnya terasa terpaksa untuk membentuk dan mengarahkan kita kepada
panggilan-Nya. Karena itu, jangan takut mencoba berbagai kesempatan di UPH,”
ujarnya.

Berbeda dengan
Vanessa, Ruvelino Pascuines Issack Mangindaan
, mahasiswa Prodi Manajemen angkatan 2023
sekaligus Ketua BEM UPH periode 2025–2026, menemukan kesempatan baru setelah mengalami
kegagalan. Setelah menunda kuliah untuk mengejar cita-cita menjadi Taruna Akpol
dan menjalani persiapan selama berbulan-bulan, ia harus menerima kenyataan
tidak lolos seleksi. Kegagalan tersebut justru membawanya ke UPH. Ia kemudian
aktif dalam berbagai kegiatan hingga bergabung dengan BEM dan dipercaya menjadi
Ketua BEM UPH.

“Kegagalan bukan
akhir dari segalanya. Mungkin Tuhan punya rencana lain dalam hidup kita. Karena
itu, ketika ada kesempatan, jangan disia-siakan. Barangkali itu adalah batu
loncatan yang Tuhan sediakan untuk mencapai tujuan yang sudah Tuhan tetapkan,”
katanya

Bertumbuh Melalui Komunitas dan
Kesempatan

Perjalanan menemukan
panggilan juga dapat bertumbuh melalui keterlibatan dalam komunitas. Heavenly
Prayer Toar Matheos Kuhon
, mahasiswa Prodi Hubungan Internasional angkatan
2025 sekaligus AoU periode 2026–2027, mengajak mahasiswa baru untuk berani
mengambil kesempatan terlibat dalam berbagai kegiatan dan organisasi sebagai
ruang untuk bertumbuh dan belajar melayani.

“Kepemimpinan bukan
tentang kekuasaan atau memerintah orang lain, tetapi tentang kerendahan hati
untuk melayani dan menjadi berkat bagi sesama. Di UPH, saya belajar bahwa
pertumbuhan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang karakter, relasi,
dan kehidupan spiritual,” ungkapnya.

Pengalaman serupa
dirasakan Anthony de Jayson Wiranata, mahasiswa Prodi Sistem Informasi
angkatan 2025 dan anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi
(HMPSSI) UPH periode 2025–2026. Baginya, organisasi menjadi ruang untuk belajar
bekerja sama, membangun relasi, dan menghadapi berbagai tantangan bersama.

“Organisasi bukan
hanya tentang tugas atau kepanitiaan, tetapi tentang komunitas. Di sana kita
belajar menyelesaikan masalah bersama, membangun relasi, dan menciptakan dampak
yang lebih besar. Jangan takut keluar dari zona nyaman dan tetaplah ingin tahu,”
tuturnya.

Prestasi untuk Melayani, Bukan
Membuktikan Diri

Pesan tersebut juga tercermin dalam
pengalaman Tiffney Tyara Setyoko, mahasiswi Prodi Pendidikan Dokter
angkatan 2023 sekaligus peraih Juara 1 Program Sarjana pada Pemilihan Mahasiswa
Berprestasi (PILMAPRES) Tingkat Nasional 2026. Ia mengingatkan bahwa prestasi
bukanlah ukuran nilai diri, melainkan kesempatan untuk mengembangkan talenta
dan menggunakannya bagi sesama.

“Kita bukan dipanggil hanya untuk
memiliki karier yang sukses, tetapi untuk menjalani hidup yang berarti. Jangan
takut bermimpi besar, ikuti kompetisi, organisasi, penelitian, dan kembangkan
talenta kalian. Namun, jangan jadikan prestasi sebagai ukuran harga diri. Nilai
kita berasal dari Tuhan,” katanya.

Berbagai pengalaman
tersebut menunjukkan bahwa menemukan panggilan merupakan sebuah proses.
Keraguan, kegagalan, komunitas, hingga berbagai kesempatan dapat menjadi ruang
bagi mahasiswa untuk mengenali diri, mengembangkan talenta, dan memahami
bagaimana mereka dapat melayani melalui apa yang dimiliki.

Menutup sesi, Dr.
Andry mengingatkan mahasiswa untuk tidak pasif dalam menjalani masa kuliah,
melainkan berani mengambil kesempatan untuk bertumbuh, membangun relasi, dan
melayani.

“Ingatlah, kalian
berharga bukan karena pencapaian atau prestasi, tetapi karena Tuhan yang
menciptakan dan menebus kalian. Jalani masa kuliah dengan berani dan jangan
pasif. Berikan yang terbaik, bangun persahabatan, dan layani Tuhan dengan
segenap hati. Jangan hanya membangun karier, tetapi bangunlah kehidupan yang
bermakna. Soli Deo Gloria,” pesannya.

Sesi ‘Called
& Life That Matters’
menegaskan bahwa masa kuliah bukan sekadar
perjalanan meraih gelar dan membangun karier, tetapi juga proses untuk mengenal
panggilan, membentuk karakter, mengembangkan talenta, dan belajar melayani.
Karena itu, UPH senantiasa menghadirkan pendidikan holistis dan berbagai
pengalaman pengembangan diri yang membantu mahasiswa bertumbuh secara utuh dan siap
menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan, serta
membawa dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

AXIS dan EVOS Hadirkan AXISLAND, Perayaan Kemerdekaan RI dalam Bentuk Baru di Roblox Lewat Kampanye #17anKitaBeda

3 September 2026 - 16:34 WITA

Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat

3 September 2026 - 16:06 WITA

Cicilan yang Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya

3 September 2026 - 16:05 WITA

Sambut Bulan September, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33%

3 September 2026 - 14:57 WITA

BRI Finance Perkuat Pembiayaan Dana Tunai, Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

3 September 2026 - 14:56 WITA

Parents Gathering UPH Festival 2026: Membangun Sinergi UPH dan Orang Tua untuk Masa Depan Mahasiswa

3 September 2026 - 14:15 WITA

Trending di Bisnis