Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 31 Agu 2026 20:08 WITA ·

Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda


Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda Perbesar

Kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik terus berkembang, tidak hanya untuk menunjang perjalanan rutin seperti bekerja, namun juga untuk memenuhi kebutuhan akhir pekan bersama keluarga dengan rekreasi maupun kegiatan lainnya. Perubahan pola mobilitas tersebut membuat konektivitas antar kawasan dan kemudahan akses menuju destinasi menjadi bagian penting dalam perjalanan masyarakat.

LRT Jabodebek menjadi salah satu bagian dari ekosistem transportasi perkotaan yang mendukung mobilitas tersebut. Dengan layanan yang menghubungkan sejumlah kawasan di Jakarta, Bekasi, dan Depok, LRT Jabodebek dapat menjadi pilihan perjalanan masyarakat menuju berbagai pusat aktivitas, termasuk kawasan yang menjadi tujuan wisata.

Dengan 18 stasiun yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, dan Bekasi, LRT Jabodebek terhubung dengan berbagai kawasan pusat aktivitas, termasuk sejumlah destinasi wisata yang dapat dijangkau secara langsung maupun dengan melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lainnya.

Letak strategis stasiun LRT Jabodebek saat ini terintegrasi langsung dengan KA Commuterline, KA Bandara, MRT Jakarta, dan Trans Jakarta di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, Transjakarta di 8 titik, serta KAI Commuter di Stasiun Cikoko. Selain itu tersedia shuttle pengumpan, angkutan umum, dan layanan ojek online di hampir seluruh stasiun untuk menjangkau destinasi terakhir.

Konektivitas tersebut menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat pada berbagai segmen. Pada akhir pekan dan hari libur nasional, rata-rata jumlah pengguna 46.878 meningkat 13% dibanding Weekend tahun 2025 dimana rata-rata pengguna hanya mencapai 41.363 pengguna, dengan puncak pergerakan terjadi pada Sabtu-Minggu pukul 10.00-20.00 WIB. Lonjakan juga terjadi saat periode wisata seperti libur sekolah dan perayaan hari besar nasional.

Perjalanan menuju destinasi wisata tidak berhenti ketika pengguna tiba di stasiun, namun terkadang ada yang berlanjut hingga mencapai lokasi tujuan. Karena itu, konektivitas antara transportasi publik dengan kawasan di sekitarnya menjadi bagian penting dalam membangun perjalanan yang lebih terintegrasi. Berikut beberapa referensi lokasi pusat aktivitas masyarakat yang dekat dengan stasiun LRT Jabodebek :

– Dari Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia – transit MRT 1 stasiun ke Bundaran HI – jalan kaki ke Monas;

– Dari Stasiun Cikoko – naik Transjakarta koridor 6 – turun di Ragunan – lanjut jalan kaki ke Kebun Binatang Ragunan;

– Dari Stasiun Harjamukti – naik shuttle pengumpan LRT – menuju Taman Wisata Mekarsari Cibubur;

– Dari Stasiun TMII – langsung terhubung dengan shuttle pengumpang menuju lokasi TMII;

– Dari Stasiun Kampung Rambutan – terhubung dengan terminal bus antar kota;

– Dan beberapa stasiun lain yang dekat lokasi dengan wisata lain.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pola perjalanan masyarakat saat ini semakin beragam. Mobilitas tidak hanya dilakukan untuk bekerja dan beraktivitas sehari-hari, tapi juga untuk mengunjungi pusat rekreasi, wisata, kuliner, maupun melakukan perjalanan bersama keluarga. Karena itu, transportasi publik perlu hadir sebagai bagian dari perjalanan yang terhubung dari titik keberangkatan hingga tujuan akhir.

“Melalui konektivitas dengan berbagai moda transportasi dan layanan lanjutan, LRT Jabodebek memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat untuk melanjutkan perjalanan menuju berbagai pusat aktivitas dan destinasi wisata. LRT Jabodebek bisa menjadi pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan membantu masyarakat menghindari kepadatan lalu lintas,” ujarnya.

Saat ini, konektivitas yang dimiliki oleh LRT Jabodebek dengan kawasan di sekitar stasiun juga menjadi bagian dari pengembangan transportasi perkotaan. Keberadaan stasiun tidak hanya dipandang sebagai titik awal dan akhir perjalanan, tetapi juga sebagai bagian dari transportasi yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai pusat aktivitas.

Dengan konektivitas tersebut, LRT Jabodebek diharapkan dapat memberikan semakin banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan wisata keluarga. Penguatan integrasi antara transportasi publik dan kawasan tujuan menjadi salah satu langkah untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

TRIBE Bali Legian Hadir di Pesisir Bali yang Dinamis dengan Konsep “Social Served Daily“

31 Agustus 2026 - 21:11 WITA

Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda

31 Agustus 2026 - 20:08 WITA

Kolaborasi Amagra Bersama Aminoto Kosin dan Irvnat Lewat Butterflies, Sebuah Perjalanan Emosi dalam Debut Album Terbaru

31 Agustus 2026 - 19:58 WITA

Kolaborasi Amagra Bersama Aminoto Kosin dan Irvnat Lewat Butterflies, Sebuah Perjalanan Emosi dalam Debut Album Terbaru

31 Agustus 2026 - 19:58 WITA

BRI Insurance dan Bank Bengkulu Perkuat Sinergi Strategis melalui Perlindungan Aset BPD Bengkulu

31 Agustus 2026 - 19:27 WITA

Tokocrypto Raih Penghargaan Kategori Press Conference di Media Relations Awards 2026

31 Agustus 2026 - 17:10 WITA

Trending di Bisnis