Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 30 Agu 2026 21:02 WITA ·

Dorong Kualitas Layanan Publik, Kemendagri Bentuk Tim Kerja Insentif Apresiasi Kinerja Pemda 2026 Kategori Akses Pendidikan


Dorong Kualitas Layanan Publik, Kemendagri Bentuk Tim Kerja Insentif Apresiasi Kinerja Pemda 2026 Kategori Akses Pendidikan Perbesar

Jakarta, 30-Agustus-2026 – Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri) resmi menetapkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 000.10.-176
Tahun 2026 tentang Tim Kerja Pengukuran dan Penetapan Insentif Apresiasi
Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2026 Kategori Perbaikan Akses Penduduk Terhadap
Layanan Pendidikan. Pembentukan tim ini bertujuan memberikan insentif berbasis
kinerja sebagai apresiasi dan dorongan bagi pemerintah daerah yang berhasil
memperluas kesempatan serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan
masyarakat.

Tim Kerja ini bertanggung jawab langsung kepada Kepala BSKDN
Kemendagri, Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd, yang bertindak sebagai Pembina dan
Pengarah. Penilaian kinerja akan mencakup enam wilayah pembinaan utama:
Sulawesi, Nusa Tenggara dan Maluku, Kalimantan, Sumatera, Jawa-Bali, serta
Papua.

Peran Strategis T.R. Fahsul Falah sebagai Ketua Tim Kerja

Dalam struktur kepengurusan Tim Kerja, T.R. Fahsul Falah,
S.Sos., M.Si., yang menjabat sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan
Kewilayahan, Kependudukan Dan Pelayanan Publik, dipercaya menduduki posisi
sentral sebagai Ketua Tim Kerja.

Peran dan tanggung jawab T.R. Fahsul Falah dalam pelaksanaan
program apresiasi ini meliputi:

– Kepemimpinan
Operasional dan Teknis
: Memimpin pelaksanaan pengukuran dan scoring
indikator kinerja daerah secara komprehensif bersama seluruh unsur tim
kerja.

– Integrasi
Kebijakan Kependudukan & Pelayanan Publik
: Menyelaraskan tolok
ukur perbaikan akses pendidikan dengan perspektif kewilayahan, dinamika
kependudukan, serta standar pelayanan publik sesuai portofolio pusat
strategi kebijakan yang dipimpinnya.

– Koordinasi
Lintas Wilayah
: Mengordinasikan jalannya supervisi teknis dan
pengumpulan data validasi di 6 wilayah regional pembinaan bersama para
Koordinator Wilayah.

– Konsolidasi
Rekomendasi Akhir
: Mengawal pengolahan data hasil penilaian dari tim
teknis hingga menghasilkan dokumen rekomendasi penetapan pemenang insentif
yang sah untuk disampaikan kepada Pembina dan Pengarah.

Pelaksanaan pengukuran kinerja ini dibiayai
melalui DIPA BSKDN TA 2026 sebagai komitmen nyata pemerintah pusat dalam
mempercepat pemerataan akses pendidikan di daerah melalui skema insentif daerah
yang terukur.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penghasilan Naik Turun? Begini Cara Menjaga Tagihan Tetap Terbayar

30 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Perkuat Kualitas Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenenance Laksanakan Preservasi Ruas Tol Jakarta–Tangerang

30 Agustus 2026 - 19:16 WITA

Bank Raya Dorong Gaya Hidup Aktif dan Kebiasaan Menabung melalui Raya Active di Generali Lion Heart Run 2026

30 Agustus 2026 - 11:24 WITA

Bank Raya Dukung Generali Lion Heart Run 2026, Gaungkan Raya Active untuk Komunitas Pelari

30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Membuka Akses, Mendorong Inovasi, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Lanjutkan Komitmen Pendidikan melalui Beasiswa Pelindo Juara

30 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Bitcoin Bertahan di US$78.000, September Jadi Ujian Besar Pasar Kripto

30 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Trending di Bisnis