Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 27 Agu 2026 19:21 WITA ·

Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat


Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat Perbesar

Penggunaan transportasi publik di wilayah Jabodebek menunjukkan peningkatan dengan pola perjalanan yang semakin beragam. Hal tersebut terlihat dari jumlah pengguna LRT Jabodebek periode Januari–Juli 2026 yang mencapai 19.079.347 pengguna, meningkat 21% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 15.772.638 pengguna.

Pertumbuhan terjadi pada hari kerja maupun akhir pekan, dengan periode Januari–Juli 2026, rata-rata pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja mencapai 115.126 pengguna per hari, meningkat 21% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 94.903 pengguna per hari. Sementara itu, rata-rata pengguna pada akhir pekan meningkat 14%, dari 40.554 menjadi 46.305 pengguna per hari.

“Pertumbuhan pengguna pada hari kerja maupun akhir pekan menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan LRT Jabodebek dalam mobilitas masyarakat. Karena itu, LRT Jabodebek terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan perjalanan, baik dari sisi operasional maupun kemudahan pengguna,” ujar Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika.

Pertumbuhan pengguna LRT Jabodebek juga terjadi di berbagai stasiun dengan periode Januari–Juli 2026 dibanding periode yang sama tahun 2025 :

-Stasiun Kampung Rambutan 46% dari 319.954 pengguna di tahun 2025 menjadi 465.783 pengguna di tahun 2026;

-Stasiun Ciracas sebesar 28% dari 422.908 pengguna di tahun 2025 menjadi 539.906 pengguna di tahun 2026,

-Rasuna Said 27% dari 871.321 pengguna di tahun 2025 menjadi 1.105.918 pengguna di tahun 2026,

-Cikoko 25% dari 1.248.421 pengguna di tahun 2025 menjadi 1.554.620 pengguna di tahun 2026, dan

-Setiabudi 25% dari 592.408 pengguna di tahun 2025 menjadi 741.107 pengguna di tahun 2026.

Sebaran pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan LRT Jabodebek terjadi di berbagai kawasan yang dilayani. LRT Jabodebek menjadi bagian dari ekosistem perjalanan masyarakat, menghubungkan berbagai kawasan dengan pusat perkantoran, pendidikan, perdagangan, maupun pusat aktivitas lainnya melalui konektivitas antarmoda.

“Setiap kawasan memiliki karakteristik mobilitas yang berbeda. Karena itu, layanan transportasi publik perlu melihat perjalanan pengguna secara menyeluruh, mulai dari bagaimana pengguna mencapai stasiun, berpindah moda, hingga melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir,” jelas Radhitya.

Selain integrasi antarmoda, kawasan pemukiman Transit Oriented Development (TOD) menjadi bagian dari upaya mendukung mobilitas masyarakat. Keberadaan transportasi publik yang terintegrasi dengan pusat aktivitas masyarakat diharapkan dapat memberikan akses yang mudah bagi masyarakat untuk mendukung mobilitasnya sehari-hari.

Seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan, LRT Jabodebek juga melakukan penyesuaian layanan, termasuk optimalisasi frekuensi perjalanan pada periode dengan tingkat permintaan yang lebih tinggi. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kapasitas layanan, waktu tunggu, dan kebutuhan perjalanan pengguna.

“Penyesuaian frekuensi menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek mengikuti pola mobilitas masyarakat. Disaat kebutuhan perjalanan meningkat pada periode tertentu, layanan perlu dioptimalkan agar kapasitas yang tersedia dapat menjawab kebutuhan pengguna dengan tetap menjaga keandalan operasional,” terangnya.

LRT Jabodebek akan terus memperkuat pelayanan dan konektivitas sebagai bagian dari ekosistem mobilitas perkotaan. Upaya tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi dengan seluruh pihak, agar pengembangan transportasi publik dapat berjalan selaras dengan kebutuhan mobilitas masyarakat dan perkembangan kawasan yang dilayani.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Zuo Hao Shi Tambah Kanal Resmi di Situs Web, Perkuat Jaringan Distribusi Obat Pegal Linu Berizin BPOM

27 Agustus 2026 - 21:06 WITA

Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu

27 Agustus 2026 - 20:29 WITA

FUGUKU MEMPERKENALKAN KOLEKSI “GROUND ZERO” DI ORCHARD ROAD FASHION WEEK, MENGHUBUNGKAN AKTIVASI GLOBAL DENGAN SENI MENGUMPULKAN KARYA FASHION BERKESADARAN

27 Agustus 2026 - 20:25 WITA

Memperkuat Komunikasi Isu Dekarbonisasi, VRITIMES Hadir di IICCS Forum 2026

27 Agustus 2026 - 19:08 WITA

VRITIMES Kenalkan Pendekatan PR Modern untuk SEO dan AI Search di Indonesia Retail Summit & Expo 2026

27 Agustus 2026 - 18:57 WITA

Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

27 Agustus 2026 - 18:16 WITA

Trending di Bisnis