Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 27 Agu 2026 15:42 WITA ·

KAI Logistik Kenalkan Green Logistics di Acara Green Movement Bersama Komunitas Peduli Lingkungan


KAI Logistik Kenalkan Green Logistics di Acara Green Movement Bersama Komunitas Peduli Lingkungan Perbesar

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan (sustainability) dan kelestarian lingkungan dalam mendukung ekosistem rantai pasok yang lebih hijau. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan diskusi interaktif bertajuk “Green Movement with KAI Logistik: Together We Move, Greener Tomorrow” yang digelar pada 24 Agustus 2026 di Dream Dates Senopati, Jakarta. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 10 komunitas yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan sebagai ruang untuk bertukar wawasan sekaligus mendorong kolaborasi dalam membangun gaya hidup dan ekosistem yang lebih ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Manager of Public Relation
KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, memperkenalkan konsep Green Logistics
sekaligus peran moda kereta api dalam mendukung logistik yang lebih berkelanjutan
Mengacu pada Jean-Paul
Rodrigue (2020) dalam The Geography of Transport Systems, kereta api
menjadi salah satu pilihan yang ideal untuk mendukung pengiriman barang jarak
jauh pada rentang 750 hingga 1.500 kilometer. “Dari sisi penggunaan bahan bakar
dan emisi, kereta api lebih hemat dan ramah lingkungan dibandingkan moda
transportasi darat lainnya. Karena itu, kolaborasi multimoda yang menggabungkan
truk untuk jarak pendek dan kereta api sebagai moda utama untuk jarak jauh
dapat menjadi solusi logistik yang efisien sekaligus lebih ramah lingkungan,”
jelas Adjeng.

Komitmen tersebut sejalan dengan penerapan prinsip ESG
(Environment, Social, and Governance) yang terus dikembangkan KAI
Logistik dalam kegiatan operasional maupun program perusahaan. Pada aspek Environment,
KAI Logistik menerapkan sejumlah inisiatif seperti pemanfaatan solar panel
di warehouse, pencantuman emisi karbon pada invoice pelanggan
angkutan kereta api container, pengelolaan, pemanfaatan kembali seragam
pegawai, penghematan penggunaan listrik, serta penanaman pohon dengan
pengukuran potensi penyerapan karbon. Pada aspek Social, perusahaan
turut mendorong pemberdayaan UMKM, konektivitas ekonomi lokal, dan pelaksanaan
program tanggung jawab sosial yang berorientasi pada pencapaian SDGs.

Sementara itu, pada aspek Governance, KAI
Logistik memperkuat tata kelola keberlanjutan melalui penyusunan Sustainability
Report
, implementasi Green Freight Logistic dengan perhitungan dan
pelaporan GRK sesuai standar ISO 14083, pemantauan operasional melalui Command
Center
, serta implementasi ESG Roadmap 2025–2029. Berbagai langkah
tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan prinsip
keberlanjutan tidak hanya menjadi komitmen, tetapi juga terintegrasi dalam
proses bisnis dan pengambilan keputusan perusahaan.

Melalui kegiatan Green Movement, KAI Logistik
juga mendorong peran komunitas dan masyarakat untuk memahami bahwa penerapan
logistik berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara
pelaku industri, penyedia jasa logistik, komunitas, dan masyarakat dinilai penting
untuk memperluas pemahaman mengenai pilihan transportasi yang lebih efisien dan
ramah lingkungan sekaligus mendorong perubahan perilaku yang dapat memberikan
dampak positif bagi lingkungan.

Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat
implementasi Green Logistics melalui pengembangan layanan dan kolaborasi
dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut menjadi bagian dari
komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya
mengutamakan aspek efisiensi dan keandalan, tetapi juga memberikan nilai tambah
bagi lingkungan dan masyarakat. “Kami percaya bahwa langkah menuju logistik
yang lebih hijau tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan
gerakan bersama agar keberlanjutan dapat menjadi bagian dari perjalanan kita
menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Adjeng.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

27 Agustus 2026 - 18:16 WITA

Bitcoin Menuju US$100.000? BlackRock Dorong Lebih dari US$5 Miliar BTC Masuk ETF

27 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Prudential Syariah Dukung OJK dalam Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026

27 Agustus 2026 - 17:30 WITA

Bitcoin Menguat Sepekan, Bittime Sebut Regulasi Kripto AS Jadi Perhatian Investor

27 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Bantu Arah Karier Talenta Digital: Telkom AI Center Bali Hadirkan Webinar “Finding Your Career Path in Minutes with AI”

27 Agustus 2026 - 16:28 WITA

South Treasure Metland Cyber Puri, Pilihan Hunian untuk Pengalaman Luxury Living

27 Agustus 2026 - 16:27 WITA

Trending di Bisnis