Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 21 Agu 2026 16:47 WITA ·

Bank Raya Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, Aplikasi Raya Hadir di LOKALINKD


Bank Raya Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, Aplikasi Raya Hadir di LOKALINKD Perbesar

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelaku usaha lokal dengan menghadirkan Aplikasi Raya sebagai pembayaran digital untuk mempermudah pelaku usaha dan konsumen dalam bertransaksi di bazaar LOKALINKD. LOKALINKD digelar pada 15–16 Agustus 2026 di CIBIS Park, Simatupang, yang menghadirkan ratusan produk dan karya kreatif dari pelaku usaha lokal, diantaranya Naroo Matcha dan Burger Qiu.

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelaku usaha lokal dengan menghadirkan Aplikasi Raya sebagai pembayaran digital untuk mempermudah pelaku usaha dan konsumen dalam bertransaksi di bazaar LOKALINKD. LOKALINKD digelar pada 15–16 Agustus 2026 di CIBIS Park, Simatupang, yang menghadirkan ratusan produk dan karya kreatif dari pelaku usaha lokal,  diantaranya Naroo Matcha dan Burger Qiu.

Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya menjelaskan, “Sebagai Official Bank Partner LOKALINKD, Bank Raya turut berpartisipasi dalam mempercepat inklusi keuangan digital dengan mengenalkan Aplikasi Raya sebagai alat pembayaran yang praktis. Tidak hanya sebagai alat pembayaran bagi pengunjung, Bank Raya juga mengenalkan ragam fitur bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya,  seperti Saku Bisnis. Dengan demikian, pengelolaan keuangan para pelaku usaha menjadi  lebih praktis dan efisien.”

Dukungan Bank Raya terhadap kegiatan berbasis komunitas dan ekonomi kreatif juga sejalan dengan komitmen Bank Raya untuk  memperluas inklusi keuangan digital di masyarakat. Hingga kuartal  II/2026, pertumbuhan Digital Saving mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4% (yoy). Sementara itu, transaksi Aplikasi Raya meningkat 41,2% dan mencapai 3 juta transaksi.

Guna mendukung komitmen Bank Raya dalam memberikan akses perbankan digital yang luas bagi masyarakat,  Bank Raya terus merangkul berbagai komunitas pelaku usaha di Indonesia. Selain  LOKALINKD, Bank Raya sebelumnya juga telah mensponsori Lala Market, P-Land, dan Sundown Markette. Ke depannya Bank Raya akan terus memperluas dukungan bagi pertumbuhan pelaku usaha lokal dengan mendorong adopsi Saku Bisnis untuk mempermudah pengelolaan usaha mereka. 

“Pertumbuhan Digital Saving dan transaksi di Aplikasi Raya menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan keuangan digital dalam aktivitas sehari-hari. Bagi kami, perkembangan ini bukan hanya mengenai pertumbuhan transaksi, tetapi juga bagaimana layanan digital dapat memberikan kemudahan dan mendukung masyarakat dalam mengelola keuangannya secara lebih praktis dan terencana.” tegas Ajeng

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 942 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

LRT Jabodebek Hadir di KAI Expo 2026, Kenalkan Layanan hingga Potensi Ekosistem Stasiun

4 September 2026 - 11:32 WITA

Viral di Media Sosial, KAI Daop 2 Bandung Berikan Tanggapan Berikut

4 September 2026 - 11:29 WITA

Kerja Sama Indonesia–Tiongkok Semakin Erat, BINUS UNIVERSITY Perluas Pengalaman Belajar Global bagi Mahasiswa

4 September 2026 - 11:00 WITA

RAIH PENGHARGAAN INDONESIA PROPERTY & BANK AWARD XX 2026, SUCOFINDO TEGASKAN KOMITMEN KEBERLANJUTAN

4 September 2026 - 10:36 WITA

Sinergi Pemda Halmahera Utara dan NHM Peduli: Dorong Kemandirian Pangan Melalui Sukses Budidaya Bioflok BUMDes Sadaka Farm

4 September 2026 - 09:36 WITA

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi

4 September 2026 - 09:00 WITA

Trending di Bisnis