Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 21 Agu 2026 16:07 WITA ·

Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika


Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika Perbesar

Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village.

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu tantangan serius yang mengancam masa depan generasi muda Indonesia, termasuk mahasiswa. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan prevalensi penyalahgunaan narkoba masyarakat Indonesia di rentang usia 15-64 tahun mencapai 2,11% pada 2025, atau setara dengan lebih dari 4,15 juta orang. Angka ini menegaskan pentingnya edukasi dan pencegahan sejak dini, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. 

Kondisi ini mendorong Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village. Mengusung tema ‘Imago Dei: Created by God, Restored in Christ, Called to Transform’, pembekalan ini mengajak mahasiswa memahami bahwa manusia diciptakan serupa dan segambar dengan Allah. Karena itu, setiap individu memiliki nilai dan martabat, sekaligus tanggung jawab untuk menjaga kehidupan yang telah diberikan Tuhan, termasuk melalui pilihan hidup sehat dan bebas dari narkotika. 

Memahami Dampak Narkoba terhadap Otak dan Tubuh 

Sosialisasi menghadirkan dr. Grace Beatrix, MM., Dokter Estetika; Dr. (Cand.) Renaldy Youbella Surya Winata, S.E., S.H., M.H., Kepala Bidang Kaderisasi Departemen Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi DPP GRANAT sekaligus alumni Program Studi Sarjana Hukum UPH angkatan 2019 dan Magister Hukum UPH angkatan 2023; Yemima Reina Manse, S.H., M.H., Advokat sekaligus anggota DPP GRANAT; serta Edmond Hariandja, Pendiri Vegan Runners Indonesia. Seluruh sesi dipandu oleh Yuanita Safira, S.E., dan Bagas Kurniawan, S.E., Wakil Sekretaris Jenderal DPP GRANAT. 

Mengawali sesi, dr. Grace Beatrix melalui materi ‘What Drugs Can Do to Your Brain and Body: Why One Decision Can Change Everything’, menjelaskan dampak narkoba terhadap otak, khususnya sistem dopamin yang berkaitan dengan rasa senang. 

“Ketika otak terus-menerus terpapar lonjakan dopamin dalam jumlah tinggi, otak akan beradaptasi dan menjadi kurang sensitif. Akibatnya, seseorang membutuhkan lebih banyak zat untuk mendapatkan efek yang sama. Inilah salah satu alasan penyalahgunaan narkoba dapat berkembang menjadi ketergantungan,” jelasnya. 

Berani Memilih dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan 

Melalui materi ‘Choose Your Future, Not Drugs’,Dr. (Cand.) Renaldy Youbella Surya Winata mengajak mahasiswa memahami bahwa ajakan menggunakan narkoba dapat muncul dari lingkungan pertemanan, tekanan sosial, keinginan untuk diterima, hingga fear of missing out (FOMO). 

“Berani mengatakan ‘tidak’ menunjukkan kemampuan kita menentukan batasan dan bertanggung jawab atas pilihan sendiri. Jangan sampai karena FOMO atau takut berbeda, kita mengikuti hal yang merugikan diri. Pilihan hari ini menentukan masa depan kita,” tegasnya. 

Dari perspektif hukum, Yemima Reina Manse melalui materi ‘Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika’ menjelaskan aturan terkait narkotika, termasuk perbedaan konsekuensi hukum antara penggunaan untuk kepentingan medis, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika. 

“Pengguna narkotika untuk diri sendiri dalam kondisi tertentu dapat direhabilitasi, sedangkan pelaku peredaran gelap dapat dikenai sanksi berat hingga pidana mati. Pemahaman ini penting agar narkotika digunakan sesuai tujuan medis dan tidak disalahgunakan,” jelasnya. 

Membangun Lingkungan yang Mendukung Hidup Sehat 

Pesan mengenai pilihan hidup kemudian diperkuat melalui kisah Edmond Hariandja dalam sesi ‘Your Life is Your Choice’.  Ia membagikan pengalamannya mengenal ganja, alkohol, pergaulan bebas, hingga narkoba sejak SMP akibat keinginan untuk diterima dalam lingkungan pertemanan. 

“Saya mulai mengenal ganja sejak kelas 2 SMP karena ingin diterima dalam pertemanan. Dari sana, semuanya berkembang semakin jauh. Saya akhirnya sadar, kalau ingin mengubah hidup, saya harus berani meninggalkan lingkungan tersebut,” ungkap Edmond. 

Olahraga kemudian menjadi bagian dari titik balik kehidupannya. Ia menemukan lingkungan yang lebih positif dan kini aktif sebagai running coach sekaligus membangun komunitas Vegan Runners Indonesia. 

“Orang memakai narkoba karena mengejar efek dopaminnya. Ketika saya keluar dari lingkungan tersebut dan mulai fokus pada olahraga, saya mendapatkan dopamin dan rasa bahagia dengan cara yang sehat. Olahraga membantu saya membangun kembali kehidupan dan menemukan lingkungan yang mendukung perubahan,” tuturnya. 

Sosialisasi bersama DPP GRANAT menjadi pembekalan awal bagi mahasiswa baru UPH untuk memahami risiko narkoba, berani mengambil keputusan, dan membangun lingkungan hidup sehat, sejalan dengan makna Imago Dei dalam UPH Festival 2026 tentang nilai dan tanggung jawab hidup manusia. 

Setelah rangkaian Pre-Event, perjalanan mahasiswa baru berlanjut dalam UPH Festival 2026 pada 13–15 Agustus 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village. Ke depannya, melalui pendidikan holistis dan berbagai program pengembangan diri, setiap mahasiswa dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 956 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

LRT Jabodebek Hadir di KAI Expo 2026, Kenalkan Layanan hingga Potensi Ekosistem Stasiun

4 September 2026 - 11:32 WITA

Viral di Media Sosial, KAI Daop 2 Bandung Berikan Tanggapan Berikut

4 September 2026 - 11:29 WITA

Kerja Sama Indonesia–Tiongkok Semakin Erat, BINUS UNIVERSITY Perluas Pengalaman Belajar Global bagi Mahasiswa

4 September 2026 - 11:00 WITA

RAIH PENGHARGAAN INDONESIA PROPERTY & BANK AWARD XX 2026, SUCOFINDO TEGASKAN KOMITMEN KEBERLANJUTAN

4 September 2026 - 10:36 WITA

Sinergi Pemda Halmahera Utara dan NHM Peduli: Dorong Kemandirian Pangan Melalui Sukses Budidaya Bioflok BUMDes Sadaka Farm

4 September 2026 - 09:36 WITA

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi

4 September 2026 - 09:00 WITA

Trending di Bisnis