Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Mitra · 15 Agu 2026 19:26 WITA ·

Pengusaha Pertambangan Emas Desa Ratatotok Bergerak Secara Mapalus, Bangun dan Perbaiki Infrastruktur Desa


Foto - Dedy Rundengan Ketua Pelaksana Perbaikan Infrastruktur  Desa Ratatotok. Perbesar

Foto - Dedy Rundengan Ketua Pelaksana Perbaikan Infrastruktur Desa Ratatotok.

Mitra, Sulutnews.com — Para pelaku usaha pertambangan emas di Desa Ratatotok, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), bersatu berjiwa gotong royong atau Mapalus untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur desa yang rusak.

Hal tersebut diungkapkan Dedy Rundengan, Ketua Pelaksana Perbaikan Infrastruktur Desa Ratatotok, kepada awak media di Ratatotok, belum lama ini.

Menurut Rundengan, inisiatif pembangunan kampung yang digagas dan dilaksanakan oleh para pelaku usaha pertambangan di Desa Ratatotok merupakan langkah yang patut diapresiasi. Terdapat puluhan warga desa yang telah menekuni usaha pertambangan emas sejak lama, hingga kini telah meraih kesuksesan dan kemapanan ekonomi.

Karena telah meraih keberhasilan dalam usahanya, para pelaku usaha tersebut merasa terpanggil untuk menyatukan tekad dan menyepakati pembangunan serta perbaikan infrastruktur jalan dan saluran drainase di Desa Ratatotok yang mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah, dana awal sebesar lebih dari Rp900 juta telah terkumpul dari sumbangan sukarela sejumlah pelaku usaha pertambangan emas,” ujar Rundengan.

Titik dan Ruas Jalan yang Akan Diperbaiki

Rundengan merinci sejumlah titik ruas jalan yang akan mendapat penanganan:

Jalan Lakban: Pekerjaan lapisan aspal panas (hotmix) sepanjang 14 meter × lebar 4,5 meter; serta penambalan aspal pada pertigaan Lakban ukuran 1 meter × 1 meter.

Lorong Ci Mei LPA: Penambalan aspal pada 6 titik, masing-masing 1 meter × 2 meter; dengan ruas utama sepanjang 37 meter × lebar 4 meter.

Lingkungan SD Impres: Pekerjaan LPA sepanjang 28 meter × lebar 4 meter.

Jalan Depan Lapangan Narato: Pekerjaan LPA sepanjang 5 meter × lebar 4 meter.

Pertigaan Perkuburan: Pekerjaan LPA sepanjang 81 meter × lebar 4 meter.

Pertigaan Penjual Daging: Hanya penambalan aspal, ukuran 3 meter × 2 meter.

“Semua titik yang mengalami kerusakan akan kami catat dan kami tangani. Kami yakin apabila pekerjaan ini terealisasi sepenuhnya, masyarakat Desa Ratatotok pasti merasa senang dan terbantu,” tambah Rundengan.

Dengan jumlah penduduk Desa Ratatotok yang mencapai lebih dari 3.000 jiwa dan sebagian besar bermata pencaharian di sektor pertambangan, perekonomian masyarakat setempat terlihat terus berkembang dan membaik dari waktu ke waktu.

(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,336 kali

Baca Lainnya

Kadis Audy Rondo Tegaskan Jajaran Tertib Administrasi

10 Agustus 2026 - 13:55 WITA

DKUKMPP Mitra Gelar Pembinaan IKM

25 Juni 2026 - 14:08 WITA

Pimpin Rapat Dinas, Rondo Tegaskan Loyalitas

22 Juni 2026 - 13:19 WITA

KMP Rasi Gelar Panen Perdana Talas Beneng Produksi Unggulan

29 Mei 2026 - 12:15 WITA

Kepala DKUKMPP Audy Rondo dan jajaran  Ucapkan Digahayu Kabupaten Mitra ke -19

22 Mei 2026 - 15:05 WITA

Disdukcapil Gelar Sosialisasi di Stand Pameran HUT MITRA

22 Mei 2026 - 14:37 WITA

Trending di Mitra