Manado,Sulutnews.com – Universitas Parna Raya (Unipar) Manado terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan hukum berkualitas. Hal ini dibuktikan melalui Rapat Penyamaan Persepsi Penyusunan Kurikulum Program Studi (Prodi) Hukum Bisnis yang dipimpin langsung oleh Rektor Unipar, Dr. Rosdiana Simbolon, S.E., M.Si., Kamis, 6 Agustus 2026.
Rapat strategis yang berlangsung di kampus Unipar ini menghadirkan para dosen pengampu mata kuliah, staf akademik, serta tim kurikulum Prodi Hukum Bisnis. Kegiatan ini menjadi langkah konkret universitas dalam merespons tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompleks.
Menjawab Kebutuhan Industri Hukum Modern
Dalam sambutannya, Dr. Rosdiana Simbolon menegaskan bahwa penyusunan kurikulum bukan sekadar formalitas administratif, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan mahasiswa.
“Kurikulum adalah jantung dari sebuah program studi. Kami ingin memastikan bahwa lulusan Prodi Hukum Bisnis Unipar tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri hukum di era globalisasi,” ujar Rektor Unipar.
Beliau juga menambahkan bahwa kurikulum yang disusun harus mampu mengantisipasi perkembangan hukum bisnis yang terus berubah, terutama di tengah pesatnya transformasi digital dan kompleksitas regulasi ekonomi.

Sinkronisasi Capaian Pembelajaran Hingga Metode Evaluasi.
Rapat yang berlangsung intensif tersebut membahas sejumlah poin krusial dalam penyusunan kurikulum, antara lain:
- Penyesuaian Kompetensi Lulusan – Memastikan bahwa profil lulusan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, baik di sektor korporasi, firma hukum, lembaga pemerintahan, maupun dunia usaha.
- Integrasi Nilai-Nilai Keilmuan Hukum – Menanamkan etika, moral, dan integritas sebagai fondasi utama seorang profesional hukum.
- Strategi Inovatif dalam Metode Pembelajaran – Mendorong dosen untuk mengadopsi pendekatan project-based learning, studi kasus riil, dan simulasi persidangan bisnis.
- Sinkronisasi Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) – Menjamin adanya kesinambungan antar mata kuliah sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang terstruktur dan bertahap.
- Struktur Mata Kuliah yang Relevan – Menyeimbangkan antara mata kuliah inti hukum dengan mata kuliah pendukung di bidang bisnis, manajemen, dan ekonomi.
- Mekanisme Evaluasi yang Terukur – Menyusun instrumen penilaian yang tidak hanya mengukur hafalan, tetapi juga kemampuan analitis dan pemecahan masalah.
Komitmen Menuju Hukum Bisnis yang Berintegritas
Rapat ini menegaskan bahwa Prodi Hukum Bisnis Unipar Manado bertekad untuk melahirkan kurikulum yang berkualitas, kontekstual, dan adaptif. Dengan pemahaman yang sama di antara seluruh dosen dan staf, implementasi kurikulum diharapkan berjalan mulus dan tepat sasaran.
“Kami ingin menghasilkan profesional hukum yang kompeten, inovatif, dan berintegritas tinggi. Tidak cukup hanya pintar secara intelektual, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat dan kepekaan sosial,” pungkas Dr. Rosdiana Simbolon.

Langkah ini sejalan dengan visi Unipar Manado sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam mencetak sumber daya manusia hukum yang siap bersaing di tingkat Regional maupun Nasional.
Menurut Kepala Program Studi (Kaprodi) Hukum Bisnis Dr.Wempi H.Potale, SH.,MH., bahwa dari sisi prospek karier, lulusan Program Studi S1 Hukum Bisnis Unipar memiliki peluang yang luas di berbagai bidang profesi. Lulusan dapat berkarier sebagai advokat berwawasan bisnis, memberikan nasihat hukum dan menangani sengketa bisnis atau proses merger perusahaan, konsultan kekayaan intelektual, pegawai hukum di perusahaan, aparat penegak hukum, hingga menjadi pengajar dan peneliti di bidang hukum.
“Selain itu, pemahaman mengenai hukum bisnis yang komprehensif juga membuka peluang bagi lulusan untuk berperan dalam mendukung tata kelola perusahaan, pengembangan industri kreatif, serta perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual yang semakin penting dalam ekonomi berbasis inovasi” ujarnya.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr.Merson Simbolon, SE.,M.Si berharap lulusan Sarjana Hukum (SH) Unipar dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mempelajari hukum secara lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan berbagai sektor. “pemahaman hukum bisnis saat ini menjadi kompetensi penting karena hampir seluruh sektor, baik pemerintah maupun swasta, membutuhkan tenaga profesional yang memahami aspek hukum dalam aktivitas ekonomi” ucapnya.
Turut hadir Kepala Penjaminan Mutu Ir.Grace Lumingas,M.Psi, Kaprodi Teknik Teknik Informatika Gede Erik Aktama, S.Pd.M.Pd., bersama dosen pengampu hukum bisnis, Vian Lati, SH.,MH., Sartikasticoal, SH.,MH, Novita Rombot, SH.,MH.(Patrick)





