Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bisnis · 5 Agu 2026 06:15 WITA ·

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI


Holding Perkebunan Nusantara Dukung Kampus Berbasis Perkebunan, Arya Sandhiyudha Jadi Mahasiswa Angkatan Pertama Magister ITSI Perbesar

Medan – Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, secara resmi mendaftarkan diri sebagai mahasiswa angkatan pertama pada Program Magister (S2) Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Keikutsertaan jajaran direksi Subholding Perkebunan Nusantara ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pascasarjana perdana di kampus tersebut, mengingat ITSI merupakan institusi pendidikan tinggi yang juga bernaung di bawah PTPN Group.

“Pengembangan industri perkebunan, khususnya kelapa sawit, kini menghadapi tantangan yang multidimensi, mulai dari aspek teknis agronomi hingga penyelesaian isu sosial dan ekonomi secara komprehensif. Keikutsertaan saya di angkatan pertama ini adalah wujud komitmen continuous learning untuk terus memperluas perspektif, sekaligus bentuk dukungan terhadap eksistensi ITSI sebagai kawah candradimuka SDM perkebunan yang unggul,” ujar Arya Sandhiyudha.

Menurut Arya, kehadiran program beridentitas Magister Berbasis Industri Perkebunan dan Keberlanjutan di ITSI merupakan ruang akademik yang relevan bagi para profesional, praktisi, maupun pembuat kebijakan dalam memperdalam keilmuan yang sejalan dengan peta jalan bisnis sawit nasional.

Di sisi lain, pembukaan Program Magister (S2) Sosial Ekonomi Pertanian ini menjadi babak baru bagi ITSI. Rektor ITSI, Dr. Purjianto, SE, MM, menyambut baik antusiasme pendaftar pada angkatan pertama ini, yang sejalan dengan visi transformasi kampus untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.

“Pembukaan program studi ini merupakan wujud komitmen ITSI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjawab tantangan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang semakin kompleks dan dinamis. Ini juga menjadi tonggak awal bagi ITSI dalam memperluas peran dan kontribusinya di bidang pendidikan tinggi berbasis perkebunan,” jelas Dr. Purjianto.

Sebagai informasi, lulusan dari program magister ini nantinya akan menyandang gelar Magister Pertanian (M.P.). Guna mendukung kelancaran akademik bagi kalangan pekerja, aparatur negara, maupun profesional, ITSI menerapkan skema perkuliahan hybrid yang memadukan kelas luring dan daring. Mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari tenaga pengajar yang merupakan kolaborasi antara akademisi dan praktisi di industri perkebunan.

Beragam fasilitas penunjang juga telah disiapkan di kampus ITSI yang berlokasi di Jalan Willem Iskandar, Medan. Mahasiswa pascasarjana dapat memanfaatkan ruang kelas eksekutif, plantation class, perpustakaan, hingga student lounge. Lebih jauh, program ini juga memfasilitasi mahasiswa dengan jejaring dunia usaha dan industri, peluang riset, serta opsi benchmarking ke luar negeri.

Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru Program Magister ITSI Tahun Akademik 2026/2027 saat ini masih terbuka. Program ini dapat diikuti oleh lulusan sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu. Calon mahasiswa yang berminat dapat mengakses informasi pendaftaran secara daring melalui portal resmi pmb.itsi.ac.id atau menghubungi layanan konsultasi di 0821-8391-2114.

Sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi penting dalam mendorong transformasi, inovasi, dan keberlanjutan industri perkebunan nasional. Pengembangan SDM melalui kolaborasi antara dunia usaha dan institusi pendidikan diharapkan dapat memperkuat daya saing sektor perkebunan Indonesia di tingkat global.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bank Raya Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Dukung Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia

20 Oktober 2026 - 21:19 WITA

neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu

20 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia

20 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

20 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. sebagai Pj. Bupati Sinjai: Sosok Birokrat Sederhana dan Merakyat

20 Oktober 2026 - 17:23 WITA

ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets

20 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Trending di Bisnis