Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 4 Agu 2026 13:36 WITA ·

Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold


Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold Perbesar

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Bagi sebagian calon ibu, istilah ASI liquid gold (emas cair) mungkin sudah tidak asing lagi. Sebutan ini merujuk pada kolostrum, yaitu ASI pertama yang diproduksi tubuh sejak akhir masa kehamilan hingga beberapa hari setelah persalinan. Meski hanya keluar dalam jumlah sedikit, kolostrum memiliki kandungan nutrisi dan zat kekebalan tubuh yang sangat tinggi. Warna kekuningannya menjadi ciri khas yang mencerminkan tingginya kandungan beta-karoten, protein, vitamin, mineral, serta antibodi yang berperan penting dalam melindungi bayi dari berbagai infeksi sejak awal kehidupan. Karena manfaatnya yang luar biasa, kolostrum sering disebut sebagai “hadiah pertama” atau liquid gold bagi bayi baru lahir.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak calon ibu yang mengenal praktik colostrum harvesting, yaitu mengumpulkan kolostrum sebelum bayi lahir. Praktik ini dilakukan dengan teknik hand expression atau memerah payudara menggunakan tangan, kemudian menampung tetesan kolostrum ke dalam spuit atau wadah steril untuk disimpan. Umumnya, proses ini dilakukan ketika usia kehamilan telah mencapai sekitar 37 minggu dan atas rekomendasi dokter atau bidan, terutama bagi ibu dengan kondisi tertentu seperti diabetes dalam kehamilan atau bayi yang diperkirakan berisiko mengalami kadar gula darah rendah setelah lahir.

Meskipun terlihat sederhana, proses mengumpulkan kolostrum perlu dilakukan dengan teknik yang tepat. Ibu dapat memulai dengan mencuci tangan, memijat payudara secara lembut, kemudian menempatkan ibu jari dan telunjuk di sekitar areola membentuk huruf “C”. Selanjutnya, tekan perlahan ke arah dada lalu lepaskan secara ritmis hingga kolostrum mulai keluar. Tidak perlu khawatir apabila yang didapat hanya beberapa tetes. Jumlah tersebut merupakan hal yang normal karena lambung bayi baru lahir pun masih sangat kecil. Yang terpenting, proses ini dilakukan secara nyaman, tanpa rasa sakit, dan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Selain menjadi cadangan apabila bayi membutuhkan tambahan asupan segera setelah lahir, praktik mengumpulkan kolostrum juga membantu ibu lebih mengenal tubuhnya dan melatih teknik memerah ASI sejak dini. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua ibu hamil perlu melakukan colostrum harvesting. Pada kehamilan dengan risiko persalinan prematur, perdarahan, atau kondisi medis tertentu, stimulasi pada payudara sebaiknya dihindari kecuali atas arahan dokter. Oleh karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi langkah utama sebelum memutuskan melakukan praktik ini.

Peringatan World Breastfeeding Week (Pekan Menyusui Sedunia) setiap tanggal 1–7 Agustus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa keberhasilan menyusui tidak hanya dimulai setelah bayi lahir, tetapi juga dipersiapkan sejak masa kehamilan. Selain memahami manfaat kolostrum dan teknik menyusui, ibu juga perlu memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi agar proses laktasi dapat berlangsung optimal. Persiapan yang baik sejak awal akan membantu ibu lebih percaya diri menjalani perjalanan menyusui sekaligus memberikan awal kehidupan terbaik bagi buah hati.

Dalam rangka memperingati World Breastfeeding Week, Prodia menghadirkan Promo World Breastfeeding Week sebagai bentuk dukungan bagi para ibu dalam mempersiapkan proses menyusui dan memastikan kebutuhan nutrisi selama masa laktasi terpenuhi secara optimal. Melalui Prodia Lactation Test, ibu dapat mengetahui status nutrisi yang berperan dalam mendukung kualitas ASI sehingga dapat memberikan awal terbaik bagi si kecil.

Promo yang berlaku selama 1–31 Agustus 2026:

1. Prodia Lactation Test Macro: Rp390.000

2. Prodia Lactation Test Multinutrient: Rp979.000

Manfaatkan promo spesial ini di seluruh cabang Prodia yang berpartisipasi selama periode 1–31 Agustus 2026, dan wujudkan perjalanan menyusui yang lebih optimal bersama Prodia. Kunjungi Prodia terdekat atau lakukan reservasi dengan mudah melalui WhatsApp Kontak Prodia 0855 1500 830 maupun aplikasi U by Prodia. Karena dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih dini, ibu dapat memberikan yang terbaik bagi buah hati dengan lebih #TenangKarenaTau.

#Prodia #TenangKarenaTau

******

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT Arafura Surya Alam Dukung Kesehatan Masyarakat Lewat Khitanan Massal di Kotabunan

4 Agustus 2026 - 13:57 WITA

Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

4 Agustus 2026 - 13:35 WITA

Sederet Penghargaan BRI Life Selama Q3 Tahun 2026, Tegaskan Kepemimpinan dalam Inovasi Digital, serta GCG di Industri Asuransi Jiwa

4 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Operasional Minimarket Semakin Kompleks, Sistem POS Jadi Andalan Kelola Transaksi dan Stok

4 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Transaksi Kripto di Indonesia Selalu Tembus Rp45 Triliun pada Agustus, Apa Penyebabnya?

4 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

4 Agustus 2026 - 10:06 WITA

Trending di Bisnis