Tutuyan,Sulutnews.com– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Senin (04/05/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Boltim dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tenaga pendidik, serta perwakilan pelajar berprestasi.
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, bertindak selaku inspektur upacara, didampingi oleh Ketua TP PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela. Turut hadir unsur Forkopimda, para asisten, pejabat eselon, ASN, para guru, serta siswa-siswi berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Boltim.

Dalam amanatnya, Bupati Oskar Manoppo membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Pidato tersebut menekankan bahwa hakikat pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses memanusiakan manusia dan memuliakan fitrahnya sebagai makhluk Tuhan.
“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan,” ujar Bupati di hadapan ribuan peserta upacara.

Lima Kebijakan Strategis Pendidikan Nasional
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah memaparkan lima pilar kebijakan strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan visi Indonesia Maju:
- Revitalisasi dan Digitalisasi Pendidikan
Pembangunan sarana prasarana yang nyaman serta pemanfaatan papan interaktif digital di satuan pendidikan guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern dan inovatif. - Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru
Beasiswa bagi guru yang belum sarjana, pelatihan teknologi (AI dan koding), serta penyaluran tunjangan sertifikasi setiap bulan secara langsung untuk meningkatkan motivasi dan profesionalisme tenaga pendidik. - Penguatan Karakter Peserta Didik
Penerapan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” guna membentuk generasi unggul dan berkarakter. - Penguatan Literasi, Numerasi, dan STEM
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi mutu pendidikan secara nasional. - Perluasan Akses Pendidikan Inklusif
Pendidikan yang merata, terjangkau, dan fleksibel, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus, agar tidak ada satupun warga negara yang tertinggal dari akses pendidikan.

Komitmen Boltim: Kolaborasi dan 3M untuk Pendidikan Bermutu
Mengakhiri amanatnya, Bupati Oskar Manoppo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan sangat bergantung pada tiga faktor utama yang dirumuskannya dalam konsep 3M, yaitu:
- Mindset yang maju,
- Mental yang kuat,
- Misi yang lurus.
“Kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa tiga fondasi itu. Mari kita perkuat kolaborasi untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” tegasnya.

Penghargaan dan Penutupan
Peringatan Hardiknas 2026 di Boltim juga dimeriahkan dengan penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Bumi Kotabunan Raya.
Momentum ini menjadi penguat komitmen Pemerintah Kabupaten Boltim untuk terus mendorong kemajuan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.(*/Adv/Hidayat)





