Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 22 Jul 2026 20:51 WITA ·

BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah


BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah Perbesar

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara BP Tapera, pemerintah, perbankan, dan APERSI, diharapkan penyaluran pembiayaan perumahan bagi MBR semakin meningkat sehingga target Program 3 Juta Rumah dapat tercapai.

Jakarta – BP Tapera menegaskan komitmennya memperkuat
kolaborasi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh
Indonesia (APERSI) untuk mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah. Komitmen
tersebut disampaikan dalam Pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) APERSI Periode
2026–2031 di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Selasa (21/7).

Sebelum pelantikan, digelar talkshow bertema Sinkronisasi
Regulasi dan Strategi Program Nasional untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
melalui Penguatan Sektor Perumahan, Investasi, dan Pembangunan Berkelanjutan
yang menghadirkan narasumber dari BP Tapera, Kementerian PKP, Kementerian
ATR/BPN, dan Kementerian Dalam Negeri.

Mewakili BP Tapera, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan
Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, menegaskan bahwa BP Tapera berperan sebagai
pengelola dana murah jangka panjang untuk pembiayaan perumahan yang
berkelanjutan.

“BP Tapera hadir sebagai pengelola dana murah jangka panjang
untuk pembiayaan KPR. Peran ini menjadi sangat penting dalam menjaga
keberlanjutan pembiayaan perumahan sehingga masyarakat, khususnya Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR), dapat memperoleh akses pembiayaan dengan suku
bunga yang terjangkau dan berkelanjutan,” ujar Sid.

Menurutnya, keberhasilan Program 3 Juta Rumah memerlukan
sinergi yang kuat antara pemerintah, perbankan, dan asosiasi pengembang agar
masyarakat semakin mudah memperoleh akses pembiayaan rumah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar
Sirait menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh
pemangku kepentingan dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

“APERSI adalah mitra strategis pemerintah. Kita harus
bergotong royong agar semakin banyak rakyat Indonesia memiliki rumah yang
layak,” ujar Maruarar.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho
menyampaikan bahwa hingga 21 Juli 2026, penyaluran pembiayaan rumah FLPP telah
mencapai 107.410 unit rumah. Dari jumlah tersebut, APERSI menjadi asosiasi
pengembang dengan realisasi terbesar, yakni 31.337 unit rumah atau 29,18 persen
dari total penyaluran FLPP tahun 2026.Ketua Umum DPP APERSI Periode 2026–2031
Deddy Indrasetiawan menegaskan APERSI akan terus menjadi mitra strategis
pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat serta mendukung
berbagai program pembangunan perumahan nasional.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara BP Tapera,
pemerintah, perbankan, dan APERSI, diharapkan penyaluran pembiayaan perumahan
bagi MBR semakin meningkat sehingga target Program 3 Juta Rumah dapat tercapai.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

22 Juli 2026 - 22:50 WITA

BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

22 Juli 2026 - 21:45 WITA

Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer

22 Juli 2026 - 20:39 WITA

FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia

22 Juli 2026 - 19:36 WITA

KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026

22 Juli 2026 - 19:35 WITA

Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

22 Juli 2026 - 19:25 WITA

Trending di Bisnis