Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 9 Jul 2026 18:00 WITA ·

Trading Token Saham AS Makin Menarik, Bittime Siapkan Reward hingga Rp10 Juta


Trading Token Saham AS Makin Menarik, Bittime Siapkan Reward hingga Rp10 Juta Perbesar

Bittime mencatat kepemilikan Tokenized US Stocks meningkat 106% dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking. Sejalan dengan penguatan ekosistem tokenisasi aset yang didorong OJK, Bittime menghadirkan Campaign Trading Token Saham AS dengan reward Tokenized SPACEX ($SPCXX) hingga Rp10 juta untuk mendorong adopsi investasi aset global.

Pengembangan tokenisasi aset di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) melalui regulasi yang adaptif serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder IAKD pada 2 Juli 2026, OJK menyebut tokenisasi aset menjadi salah satu inovasi yang berpotensi mendorong pengembangan sektor keuangan. Regulator juga tengah menyusun Roadmap IAKD 2026–2031 sebagai arah pengembangan industri yang inovatif, aman, dan berkelanjutan.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penguatan ekosistem tersebut menjadi momentum positif bagi industri aset digital, termasuk semakin terbukanya akses masyarakat Indonesia terhadap instrumen investasi global melalui teknologi tokenisasi.

“Penguatan ekosistem IAKD menjadi momentum positif bagi industri aset digital. Kami melihat semakin banyak masyarakat yang ingin mengakses peluang investasi global dengan cara yang lebih mudah dan fleksibel,” ujar Ryan.

Bittime Hadirkan Campaign Trading Token Saham AS

Seiring berkembangnya ekosistem tokenisasi aset, minat pengguna terhadap Tokenized US Stocks di Bittime juga terus meningkat. Dalam 48 jam setelah peluncuran flexible staking untuk Tokenized US Stocks, Bittime mencatat kepemilikan aset tersebut meningkat hingga 106%.

Sebanyak 96% dana baru terkonsentrasi pada tokenized NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Sementara itu, hampir 50% kepemilikan Tokenized US Stocks di Bittime langsung ditempatkan ke flexible staking yang menawarkan reward hingga 7%, menunjukkan investor tidak hanya mencari eksposur ke saham global, tetapi juga peluang memperoleh imbal hasil dari aset digital.

Melihat tingginya antusiasme tersebut, Bittime kembali menghadirkan Campaign Trading Token Saham AS yang berlangsung pada 6–19 Juli 2026. Berdasarkan perilaku pengguna pada campaign sebelumnya, Tokenized SPACEX ($SPCXX) dipilih sebagai reward utama karena menjadi token saham yang paling diminati pengguna.

Melalui campaign ini, pengguna Bittime yang telah menyelesaikan verifikasi akun (KYC) dan melakukan registrasi berkesempatan memperoleh reward Tokenized SPACEX ($SPCXX) dengan total hadiah hingga Rp10 juta.

Reward diberikan berdasarkan akumulasi volume trading seluruh Tokenized US Stocks selama periode campaign. Pengguna dapat mengikuti lima tier transaksi, mulai dari volume trading Rp5 juta hingga Rp2 miliar, dengan reward mulai dari Rp100 ribu hingga Rp10 juta dalam bentuk Tokenized SPACEX ($SPCXX), sesuai tier yang dicapai dan selama kuota masih tersedia.

Ryan mengatakan campaign tersebut merupakan bagian dari komitmen Bittime untuk memperluas adopsi Tokenized US Stocks di Indonesia sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna yang ingin berinvestasi pada perusahaan-perusahaan global.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman investasi yang lebih menarik melalui Tokenized US Stocks. Selain memberikan akses yang lebih mudah ke saham-saham global, pengguna juga dapat memperoleh reward melalui campaign yang kami hadirkan,” kata Ryan.

Data OJK menunjukkan jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto di Indonesia kini telah mencapai 22,4 juta. Menurut Ryan, perkembangan tersebut menunjukkan besarnya potensi pertumbuhan industri aset digital yang didukung oleh regulasi yang semakin adaptif, inovasi produk, serta meningkatnya literasi masyarakat terhadap investasi digital.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

9 Juli 2026 - 20:20 WITA

Bangun Generasi Emas, Grup MIND ID Salurkan 5.322 Beasiswa

9 Juli 2026 - 18:14 WITA

Panen Neo Koin di neobank, Kumpulkan Koin dan Dapatkan Hadiahnya

9 Juli 2026 - 17:16 WITA

Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi

9 Juli 2026 - 16:49 WITA

Prestasi Gemilang! Tim Mini Soccer BRI Region 6 Sabet Juara 1 Geothermal League 2026 EBTKE Kementerian ESDM

9 Juli 2026 - 16:42 WITA

BRI Branch Office Veteran Sukses Laksanakan Distribusi Payroll PT Aksara Garment Indonesia di Pemalang

9 Juli 2026 - 16:33 WITA

Trending di Bisnis