Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 2 Jul 2026 15:04 WITA ·

Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif


Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif Perbesar

Parepare, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi digital melalui penerapan sistem pembayaran nontunai di pintu masuk Pelabuhan Nusantara Parepare yang sudah diterapkan sejak Februari lalu.

Implementasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih cepat, transparan, efisien, serta akuntabel, sekaligus mendukung ekosistem logistik nasional berbasis digital.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, menyampaikan bahwa sistem pembayaran nontunai ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperlancar arus kendaraan di area pelabuhan.

“Penerapan sistem nontunai ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung digitalisasi layanan kepelabuhanan. Sistem ini mempercepat proses transaksi, mengurangi antrean, serta meningkatkan akurasi dan transparansi,” ujar Beny.

Dari sisi penyedia sistem, Direktur Penyedia Jasa E-Money, Nurul, menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran menutup ruang terjadinya penyimpangan transaksi manual.

“Dengan sistem digital, setiap transaksi tercatat secara akurat sesuai tarif resmi dan menutup celah manipulasi yang berpotensi terjadi pada pembayaran tunai,” ujarnya.

Seiring implementasi di lapangan, sistem nontunai ini juga mendapat respons positif dari pengguna jasa pelabuhan. Mereka menilai layanan menjadi lebih tertib, cepat, dan transparan dibandingkan sistem manual sebelumnya.

Salah satu pengguna jasa pelabuhan, Herul, menyampaikan bahwa penerapan sistem nontunai di pintu masuk pelabuhan ini membuat proses masuk pelabuhan menjadi lebih mudah dan tertib. Ia menilai sistem ini membantu mengurangi potensi praktik tidak resmi dalam transaksi di lapangan.

“Sekarang prosesnya lebih praktis dan jelas karena semuanya sudah pakai sistem. Tidak seperti dulu yang masih manual,” ungkap Herul.

Pengguna jasa lainnya juga menilai sistem ini membuat arus kendaraan lebih lancar karena tidak lagi terjadi antrean panjang akibat transaksi tunai.

“Lebih cepat masuk pelabuhan, antrean juga jauh berkurang,” ujar Rudi, salah satu pengguna jasa pelabuhan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

JMFF 2026 Hadirkan Ruang Eksplorasi Anak, Orang Tua Sambut Positif

5 Juli 2026 - 23:09 WITA

Jaga Keandalan Infrastruktur Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi Ruas Tol Jagorawi Periode 5–12 Juli 2026

5 Juli 2026 - 22:30 WITA

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

5 Juli 2026 - 21:39 WITA

Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

5 Juli 2026 - 19:41 WITA

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

5 Juli 2026 - 18:30 WITA

Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

5 Juli 2026 - 14:08 WITA

Trending di Bisnis