Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 3 Jun 2026 12:27 WITA ·

Pasar Kripto Melemah, Tokocrypto Perkuat Akses Deposit Lewat Nobu Bank


Pasar Kripto Melemah, Tokocrypto Perkuat Akses Deposit Lewat Nobu Bank Perbesar

Jakarta, 3 Juni 2026 — Pasar aset kripto global kembali bergerak dalam tekanan setelah Bitcoin turun ke bawah level US$70.000 pada awal Juni 2026. Pelemahan ini membuat pelaku pasar semakin berhati-hati, terutama investor ritel yang masih mencermati arah pergerakan harga dan menunggu momentum yang lebih jelas untuk kembali bertransaksi.

Tekanan terhadap Bitcoin dipicu oleh sejumlah sentimen negatif di pasar global. Salah satunya adalah perpindahan sekitar 10.422 BTC senilai sekitar US$739 juta dari dompet Mt. Gox ke alamat baru. Meski belum terlihat adanya deposit besar ke bursa maupun aksi jual langsung, pergerakan tersebut tetap memicu kekhawatiran pasar karena berkaitan dengan proses distribusi kreditur Mt. Gox yang masih berlangsung.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh aksi jual 32 BTC oleh Strategy pada periode 26–31 Mei 2026 untuk mendanai distribusi saham preferen. Walaupun jumlah tersebut relatif kecil dibandingkan total kepemilikan Bitcoin perusahaan, aksi tersebut tetap menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi pasar yang rapuh dan likuiditas yang cenderung tipis.

Di Indonesia, aktivitas transaksi aset kripto juga menunjukkan perlambatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto pada Maret 2026 tercatat sebesar Rp22,24 triliun, turun dibandingkan Februari 2026 yang berada di kisaran Rp24,31 triliun–Rp24,33 triliun. Sementara itu, jumlah akun konsumen aset kripto tetap meningkat menjadi 21,37 juta per Maret 2026.

Minat Investor Tetap Terjaga

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto masih terjaga, meskipun aktivitas transaksi bergerak lebih selektif. 

“Dengan tekanan pasar yang berlanjut dan sikap investor yang cenderung wait and see, transaksi aset kripto pada April 2026 berpotensi kembali bergerak terbatas apabila sentimen global belum menunjukkan perbaikan signifikan,” jelasnya.

Di tengah kondisi pasar tersebut, Tokocrypto memperkuat kemudahan akses transaksi bagi investor Indonesia melalui pembukaan channel deposit baru bekerja sama dengan Nobu Bank. Melalui kanal ini, pengguna dapat melakukan deposit rupiah dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.

Tokocrypto juga menghadirkan program cashback deposit sebesar Rp50.000 bagi pengguna yang melakukan deposit melalui Nobu Bank sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Tokocrypto menyesuaikan minimum deposit menjadi mulai dari Rp10.000 untuk seluruh channel deposit, baik melalui bank maupun e-wallet.

Calvin menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga akses investasi aset kripto tetap inklusif, terutama ketika pasar sedang berada dalam fase koreksi dan investor cenderung menunggu kepastian arah harga.

“Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, banyak investor mengambil posisi wait and see. Karena itu, kami terus berupaya memberikan kemudahan akses transaksi, termasuk melalui pembukaan channel deposit Nobu Bank dan penyesuaian minimum deposit mulai dari Rp10.000 di seluruh channel. Kami ingin memastikan investor Indonesia tetap memiliki fleksibilitas untuk masuk ke pasar sesuai strategi dan profil risikonya,” ujar Calvin.

Calvin menambahkan, kerja sama dengan Nobu Bank serta program cashback deposit Rp50.000 diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna sekaligus mendorong aktivitas transaksi secara bertahap di tengah pasar yang masih bergerak hati-hati.

Ruang Pertumbuhan

“Kolaborasi dengan Nobu Bank menjadi salah satu upaya kami memperluas opsi pembayaran yang aman dan nyaman. Dengan adanya cashback deposit Rp50.000, kami berharap pengguna dapat semakin mudah memanfaatkan momentum pasar, baik untuk akumulasi bertahap maupun diversifikasi aset,” tambahnya.

Ke depan, Calvin memandang prospek aset kripto di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Peningkatan jumlah akun konsumen menunjukkan bahwa aset kripto tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, meskipun nilai transaksi dapat berfluktuasi mengikuti dinamika pasar global.

Menurutnya fase koreksi pasar dapat menjadi momentum bagi investor untuk memperkuat literasi, mengevaluasi strategi investasi, dan menerapkan manajemen risiko yang lebih disiplin. Investor juga dinilai perlu menghindari keputusan impulsif dan memahami bahwa aset kripto memiliki volatilitas tinggi.

“Kami melihat minat masyarakat terhadap aset kripto masih kuat. Tantangannya adalah bagaimana industri dapat terus membangun kepercayaan, meningkatkan edukasi, dan menyediakan akses yang mudah serta aman. Kami akan terus berfokus pada pengembangan layanan yang mendukung investor mengambil keputusan secara lebih bijak, terutama dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis,” pungkas Calvin.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 931 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pilihan Mobil Makin Beragam di GIIAS 2026, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Lebih Terukur

4 Agustus 2026 - 20:25 WITA

Hadirkan BRIF Sunday Auto Corner, BRI Finance Mudahkan Warga Bali Wujudkan Mobil Impian

4 Agustus 2026 - 20:23 WITA

Perawatan LRT Jabodebek Berlangsung Saat Malam, Tim Kesehatan Jaga Kondisi Petugas

4 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kepedulian Sosial melalui Aksi Donor Darah Sri Pamela Medika Nusantara

4 Agustus 2026 - 19:20 WITA

Cara Menentukan Tujuan Menabung Sesuai Rencana Hidup

4 Agustus 2026 - 18:19 WITA

CLEAR Bagikan Tips Punya Rambut dan Kulit Kepala Sehat Seperti Cristiano Ronaldo

4 Agustus 2026 - 17:51 WITA

Trending di Bisnis