Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bisnis · 1 Jun 2026 04:15 WITA ·

Inspeksi Bawah Air dengan ROV QYSEA Fifish X1


Inspeksi Bawah Air dengan ROV QYSEA Fifish X1 Perbesar

Inspeksi struktur bawah air seperti jetty, buoy, dan lambung kapal membutuhkan akses ke kedalaman yang tidak bisa dijangkau penyelam secara efisien dan aman. Kondisi arus, visibilitas rendah, dan kebutuhan inspeksi berulang menjadi tantangan operasional yang konsisten di sektor energi dan maritim.

QYSEA Fifish X1 hadir sebagai ROV kelas kerja berukuran compact yang mampu beroperasi hingga kedalaman 350 meter. Sistem ini dilengkapi dua kamera 4K, pencahayaan 12.000 lumen, dan omnidirectional position hold untuk stabilitas di kondisi arus yang tidak menentu.

Dikembangkan oleh QYSEA, Fifish X1 mendukung berbagai konfigurasi sensor dan alat kerja melalui sistem plug-and-play, termasuk single dan multi-beam echo sounder untuk batimetri, ultrasonic thickness gauge untuk NDT, cathodic protection sensor, explosive gas detector, water sampler, dan robotic arm. Sistem ini dapat dioperasikan oleh tim dua orang.

Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Fifish X1 untuk kebutuhan inspeksi bawah air di sektor minyak dan gas, energi, dan maritim. Sistem ini telah dioperasikan untuk inspeksi visual subsea, pemantauan biofouling dan korosi, serta coverage struktur buoy dan tiang jetty di fasilitas industri aktif.

“Fifish X1 mampu menjangkau struktur bawah air yang tidak bisa diakses penyelam, dengan kapasitas sensor yang bisa dikonfigurasi sesuai kebutuhan inspeksi. Data visual dan NDT tersedia langsung dari satu platform tanpa perlu menurunkan tim penyelam,” ujar Halo Robotics.

Hasil inspeksi mencakup rekaman visual 4K, data ketebalan material dari sensor UT, serta bukti visual biofouling dan korosi yang terlokalisasi pada area spesifik. Seluruh data mendukung perencanaan maintenance bawah air yang lebih terstruktur dan terdokumentasi.

Penggunaan ROV seperti QYSEA Fifish X1 mengurangi ketergantungan pada penyelam untuk inspeksi rutin, meningkatkan keselamatan operasional, dan memperluas jangkauan inspeksi ke kedalaman dan kondisi yang sebelumnya tidak bisa dipantau secara konsisten.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mobilitas Komuter Bekasi–Jakarta Meningkat, LRT Jabodebek Tambah Kapasitas Pagi Hari

8 Juni 2026 - 19:31 WITA

PTPP Raih Proyek RSUD Mamuju Tengah Rp143,09 Miliar, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan dan Program Prioritas Presiden Prabowo

8 Juni 2026 - 18:41 WITA

Built to Perfection: Komitmen Waringin Megah dalam Setiap Proyek

8 Juni 2026 - 17:43 WITA

Satu Ruang, Beragam Perspektif: INTERSECTION Hadir di ASHTA District 8

8 Juni 2026 - 16:28 WITA

MENEGASKAN DOMINASI LOKAL, QUADRA DAN ROMAN HADIRKAN INOVASI MATERIAL BERSTANDAR GLOBAL

8 Juni 2026 - 16:03 WITA

Fasset Global Membuka Era Baru Pembayaran Tanpa Batas Lewat Peluncuran Fasset Card dalam Acara Eksklusif di Bali

8 Juni 2026 - 15:28 WITA

Trending di Bisnis