Manado, Sulutnews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tahun 2026 sesuai qouta akan menerima sekitar 5.600 Mahasiswa baru lewat tiga jalur penerimaan masuk Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) untuk kuliah di 12 Fakultas.
Hal tersebut dikatakan Dr Max Rembang M.Si Bagian Humas dan Komunikasi Unsrat Manado kepada Wartawan Sulutnews.com Selasa (26/5/26) di Manado.
Menurut Max Rembang , gouta tahun ini menurun sedikit dibanding tahun 2025 lalu.
Dikatakan 5.600 Mahasiswa baru akan diterimah lewat tiga jalur masuk PTN yakni jalur pertama lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP) atau tanpa tes hanya melihat raport siswa Eligible lulusan SMA dan SMK sekitar 30 persen qoutanya. Dan itu sudah diterima sejak bulan lalu.
3.000 Lebih Lulus SNBT
Sementara jalur masuk PTN kedua yakni lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT) yang baru diumumkan Senin 25 Mei 2026 secara nasional dan Unsrat qouta 40 persen sekitar 3.000 lebih mahasiswa baru yang lulus.
Sementara jalur ketiga yakni Mandiri Tumou Tou ( T2) yang akan diterima sekitar 30 persen. Untuk pendaftaran T2 sudah akan dimulai bulan depan” Semua penerimaan Mahasiswa baru kita ikut aturan yang ada ” Kata Max Rembang yang juga Dosen di FISIP Unsrat.
Ditambahkan bagi lulusan SMA dan SMK atau sekolah sederajat masih ada jalur T2 bila ingin kuliah di Unsrat.
12 Fakultas di Unsrat
Dijelaskan ada 12 Fakultas di Unsrat saat ini termasuk Fakultas Kedokteran Gigi yang merupakan Fakultas baru . Fakultas baru ini cukup baik.
Sementara data yang diperoleh Sulutnews.com 11 Fakultas yang sudah ada sebelumnya yakni Fakultas Kedokteran, , Fakultas Kesehatan Masyarakat ( FKM), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ( FKIP), Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ( FMIPA) , Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEB) , Fakultas Ilmu Budaya ( FIB) , Fakultas Hukum, Fwakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( FISIP).
Senang Lulus SNBT dan SNBP
Sementara saat pengumuman SNBT di Unsrat pada Senin 25 Mei 2026 sejumlah siswa banga lulus masuk PTN di Unsrat.
Menurut Theresia Waworuntu siswa yang baru lulus dari SMA Negeri 7 Manado kepada Sulutnews.com saat acara Penamatan Selasa (26/5/26) menyatakan banga sudah lulus SNBT di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen di Unsrat.
” Saya bersyukur ikut tes di Unsrat lewat jalur SNBT lulus” kata Theresya. Uang Kuliah Tungal ( UKT) sekitar Rp 4 juta lebih yang akan dibayar.” Sudah akan mendaftar kembali. Jurusan Manajemen memang menjadi pilihannya.
Begitu juga dikatakan siswa SMA Negeri 7 yang baru lulus Cahaya yang lulus SNBT di Fakultas Hukum. “Saya lulus sesuai pilihan dan UKT Rp 3 juta yang harus dibayar” kata Cahaya kepada Sulutnews com di SMA Negeri 7 Selasa (26/5/26) usai penamatan. Sedangkan siswa Eligible yang lulus di Fakultas Kesehatan Masyarakat ( FKM) Jeniska Aperia lulusan SMA Negeri 7 Manado mengatakan , dirinya lulus lewat jalur SNBP atau tanpa tes di FKM Unsrat sesuai pilihan. Untuk UKT sekitar 7 juta.” Saya bersyukur lulus FKM di Unsrat ” katanya kepada Sulutnews com Selasa (26/5/26) usai penamatan di SMA Negeri 7 Manado.
PTN Harus Umumkan UKT ke- Publik
Sementara itu Ketua LSM Pilar Bangsa Sulut Robby Wangko kepada wartawan Sulutnews.com Selasa (26/5/26) berharap semua PTN di Sulut harus umumkan kepublik terkait Uang Kulia Tungal ( UKT) agar masyarakat yang akan memasukan anak ke PTN tidak bingung.

Foto – Ketus LSM Pilar Bangsa Robby Wangko
” Bagus PTN seperti Unsrat dan Unima serta Politeknik Negeri Manado umumkan lewat media jaringan telekomunikasi atau facebook setiap UKT di Fakultas masing masing” ujar Robby.
Memang siswa yang sudah lulus baik SNBP dan SNBT itu sudah mengetahui lewat PTN masing masing tetapi belum semua. Dan ada juga jalur T2 pasti siswa yang akan mendaftar akan melihat UKT. Termasuk PTN lain yang akan menerima jalur Mandiri.” Perlu terbuka UKT karena situasi ekonomi warga tidak baik baik saja karena dampak situasi global ” ujar Robby.
PTN Unsrat dan Unima dan Politeknik kampus besar di Sulut harus terbuka semua UKT. Bahkan Prof Dr Philotheus Tuerah DEA Guru Besar di Unima juga minta Unima umumkan juga kepublik UKT di semua Fakultas yang ada.” Sebaiknya diumumkan terbuka jumlah UKT setiap Fakultas” kata Prof Tuerah yang juga Mantan Rektor Unima. (Fanny)






