Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 19 Mei 2026 13:59 WITA ·

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026


BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026 Perbesar

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah perubahan perilaku konsumen di pasar otomotif nasional, kendaraan bekas masih menjadi pilihan yang diminati masyarakat. Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, mobil bekas dinilai mampu menjadi solusi mobilitas yang tetap relevan bagi masyarakat yang menginginkan efisiensi dalam pengeluaran tanpa mengurangi kebutuhan akan kendaraan pribadi.

Melihat kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat fokus bisnis pada segmen pembiayaan mobil bekas sebagai salah satu sumber pertumbuhan perusahaan. Perseroan menilai segmen ini masih memiliki potensi yang besar dan mampu berjalan beriringan dengan pembiayaan kendaraan baru dalam mendukung pertumbuhan industri pembiayaan otomotif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kendaraan bekas kini semakin dipertimbangkan oleh masyarakat karena menawarkan nilai ekonomis yang lebih kompetitif di tengah berbagai pertimbangan finansial konsumen.

“Mobil bekas menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih masyarakat karena lebih fleksibel dari sisi harga, namun tetap mampu memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kami melihat segmen ini masih memiliki prospek yang baik seiring kebutuhan kendaraan yang tetap tinggi,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, kondisi pasar kendaraan baru turut memberikan pengaruh terhadap pergerakan pasar kendaraan bekas. Dalam situasi tertentu, sebagian konsumen cenderung memilih kendaraan bekas sebagai opsi yang lebih efisien dan sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Meski demikian, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan proses seleksi dan analisis kredit yang prudent guna menjaga kualitas portofolio sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Baik kendaraan baru maupun kendaraan bekas memiliki pasar dan karakteristik masing-masing. Keduanya saling melengkapi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari daya beli, kebutuhan mobilitas, hingga kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Karena itu, kami terus memantau perkembangan pasar dan menjalankan strategi pembiayaan yang selektif,” jelas Dhani.

Dari sisi kinerja, hingga Februari 2026 BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan mobil bekas sebesar 169,34% secara year-on-year (y.o.y). Segmen kendaraan bekas sendiri memberikan kontribusi sebesar 9,79% terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, BRI Finance terus memperluas kerja sama dengan dealer dan mitra penjual kendaraan bekas di berbagai daerah. Selain itu, Perseroan juga mengoptimalkan berbagai kanal pemasaran serta meningkatkan efisiensi proses pembiayaan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pembiayaan kendaraan, khususnya pada periode dengan kebutuhan mobilitas yang meningkat.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data

19 Mei 2026 - 16:09 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Pererat Silaturahmi dengan Warga Po’ona melalui Program TJSL PTPN 1 Regional 8

19 Mei 2026 - 16:04 WITA

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

19 Mei 2026 - 15:05 WITA

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

19 Mei 2026 - 14:50 WITA

Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif

19 Mei 2026 - 13:56 WITA

Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

19 Mei 2026 - 12:47 WITA

Trending di Bisnis