Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 18 Mei 2026 11:34 WITA ·

SUCOFINDO Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi


SUCOFINDO Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi Perbesar

Jakarta, 12 Mei 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari upaya menekan emisi dan mendorong implementasi Net Zero Emission. Peran ini sejalan dengan posisi PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan BUMN di bidang TIC (Testing, Inspection, Certification).

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dalam ajang Solartec 2026 pada kategori Renewable Energy Industrial Services (24/4). Dalam kesempatan tersebut, Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO), Agus Permadi, menyampaikan bahwa SUCOFINDO terus berperan aktif dalam mendukung ekosistem energi terbarukan di Indonesia.

“Kami terus menjalankan upaya berkelanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan, termasuk dalam pengembangan energi baru terbarukan. SUCOFINDO sebagai perusahaan TIC turut berperan dalam mendorong implementasi Net Zero Emission,” ujar Agus Permadi.

Ia menambahkan, PT SUCOFINDO (PERSERO) menyediakan layanan TIC pada setiap tahapan proses, sesuai dengan standar nasional maupun internasional, untuk mendukung upaya pencapaian Net Zero Emission.

Melalui capaian tersebut, perusahaan terus mendorong untuk berkontribusi dalam pengembangan energi baru terbarukan. “Kami berharap peran SUCOFINDO dalam ekosistem energi terbarukan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung program transisi energi nasional,” lanjut Agus.

Dalam mendukung sektor energi terbarukan, PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Selain itu, SUCOFINDO juga menyediakan layanan sampling dan analisis pada berbagai sumber energi seperti gas metana batubara, panas bumi, serta sumber energi baru terbarukan lainnya.

Untuk memastikan pemenuhan standar keberlanjutan, PT SUCOFINDO (PERSERO) turut menghadirkan layanan verifikasi pada panel surya, turbin angin, infrastruktur pengisian kendaraan listrik (EV charging), serta sistem penyimpanan energi.

“SUCOFINDO berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pencapaian Net Zero Emission, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang didukung oleh infrastruktur perusahaan,” tutup Agus Permadi.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga menghadirkan layanan pemantauan dan pengelolaan lingkungan, seperti pemetaan lahan, audit lingkungan, serta layanan ESG (Environmental, Social, and Governance).

Selain itu, SUCOFINDO menyediakan berbagai layanan pendukung sustainable development, antara lain green smelter, ecolabel, green office, green building, green port, konsultansi energi terbarukan, green project management, industri hijau, sertifikasi GGL (Green Gold Label), serta CCS/CCUS (Carbon Capture, Storage/Utilization).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Faktor yang Bisa Membantu Doggy Hidup Lebih Lama dan Sehat

18 Mei 2026 - 13:31 WITA

Mahasiswa BINUS International Dalami Perdagangan Global lewat Hatchery Project

18 Mei 2026 - 13:05 WITA

Peluang Ekspor Indonesia ke Brazil: Belajar Langsung Perdagangan Global di Hatchery Project BINUS International

18 Mei 2026 - 12:58 WITA

SOA: Biro Psikologi Unggulan di BSD, Alam Sutera & Tangerang Selatan

18 Mei 2026 - 12:21 WITA

17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua

18 Mei 2026 - 12:15 WITA

Sachin Gopalan Dorong IndoFringe dan Indonesia Open Network Jadi Mesin Baru Ekonomi Kreatif Anak Muda

18 Mei 2026 - 11:58 WITA

Trending di Bisnis