Manado, Sulutnews.com – Plt Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie S.Pd.MM menegaskan, sejak menjabat Kepsek meski baru Plt di SMA Negeri 9 Binsus Manado dengan siswa sekitar 2.400 lebih sangat transpatan dalam pengunaan dana Bantuan Oprasional Sekolah Pendidikan (BOSP) tahun 2024 hinga tahun 2025.
“Kami transparan dan terbuka kepada publik baik LSM, Pers dan orang tua siswa dan semua siswa guru guru dan staf. Tidak ada yang kami tutupi dalam pengunaan dana BOSP” kata Kepsek Hendra Masie kepada wartawan Rabu (13/5/2026) disekolahnya usai penamatan 824 siswa yang dilaksanakan di Aula Unsrat Manado.
Hendra Masie ditemui wartawan untuk.mengklarifikasi masalah yang dipersoalkan salah satu LSM RAKO yang melaporkan ke Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sulut beberapa waktu lalu terkait masalah dana BOSP di SMA Negeri 9 Binsus Manado. Dan juga Kepsek Hendra yang tidak hadir dalam jadwal sidang di Kantor KIP Sulut di Teling Atas Manado.

Foto – Bukti Pengunaan Dana BOSP 2025
Menurut Hendra untuk dana BOSP tahun tahun se belumnya 2023 itu sebelum dia menjabat. Dan untuk meminta bukti pengunaan dana bos menurut Kepsek harus ada ijin Inspektorat Provinsi Sulut.
Untuk dana BOSP 2024 itu kita transparan dan tahun 2025 sudah diperiksa oleh Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) RI Perwakilan Sulut.” Karena sudah diperiksa oleh Inspektorat dan BPK- RI Perwakilan Sulut maka saya langsung pajang didepan sekolah semua bukti pengunaan dana BOSP 2024 hinga 2025″ kata Kepsek Hendra Masie.
Tugas Luar
Menjawab yang lain, Kepsek mengatakan terkait dengan dengan LSM RAKO dan sidang di KIP saat jadwal sidang dirinya lagi tugas luar mewakili Sulut diluar Negeri dan di Jakarta.” Bukan kami abaikan. Kita tetap menghormati sidang di KIP” kata Hendra.
Dan sebagai Kepsek sudah ada komunikasi dengan LSM RAKO. Kita tetap akan berikan data pengunaan dana BOSP yang tahun 2023 bahkan tahun 2024 dan 2025.
Menurut Kepsek semua bisa melihat pengunaan dana BOSP. Kita sudah pajang dihalaman sekolah. (Fanny)







