Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 14 Mei 2026 18:06 WITA ·

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%


Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47% Perbesar

Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi bisnis perusahaan pada segmen pembiayaan multiguna menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini didukung oleh kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pembiayaan konsumtif dan kendaraan bermotor, serta daya beli yang relatif terjaga. Meski demikian, kami terus membuka ruang ekspansi yang lebih luas terhadap bisnis perseroan ke depan.”

Untuk mendorong pertumbuhan, BRI Finance terus memperkuat kerja sama dengan dealer dan mitra strategis, serta mengoptimalkan kanal distribusi dan digitalisasi proses pembiayaan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Wahyudi menambahkan, “Dari sisi internal, perusahaan menerapkan strategi penyaluran yang lebih selektif dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar pertumbuhan dapat berlangsung secara berkelanjutan.”

Sejalan dengan itu, BRI Finance juga memperkuat manajemen risiko melalui penyempurnaan kriteria penerimaan risiko (risk acceptance criteria), peningkatan kualitas analisis kredit, serta penguatan monitoring portofolio, khususnya pada segmen yang sensitif terhadap dinamika ekonomi. Implementasi early warning system dan penguatan strategi penagihan turut dilakukan guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

Sebagai gambaran industri, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pembiayaan multiguna masih mendominasi portofolio industri multifinance nasional dengan porsi 50,22% per Februari 2026, serta tumbuh 1,28% secara tahunan menjadi Rp257,17 triliun.

“BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan multiguna akan tetap terjaga hingga akhir 2026, seiring dengan proyeksi permintaan masyarakat yang masih stabil”, ujar Wahyudi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KAI Logistik Hadirkan Promo “Merdeka Ongkir” untuk Pengiriman Paket

6 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Menguat Meski Sentimen Safe Haven Mulai Berkurang

6 Agustus 2026 - 10:12 WITA

Membangun Masa Depan Riset dan Teknologi, Pembangunan Gedung L-SSIT Universitas Udayana Capai Progres 47,11%

6 Agustus 2026 - 09:53 WITA

Investor Masih Minati Aset Digital, Pengguna Baru Bittime Berkesempatan Raih Bonus Bitcoin

6 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Cara Top Up Diamond Mobile Legends dengan Cepat & Aman di Gamezi

6 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Maujual Gandeng AXIS, Hadirkan Promo Bundling Smartphone 5G Bekas Berkualitas dengan Bonus Kuota hingga 300 GB

6 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Trending di Bisnis