Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 6 Mei 2026 14:29 WITA ·

Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel


Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong  Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel Perbesar

Jakarta, 2 Mei 2026 – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei, perhatian terhadap akses dan kualitas pendidikan di Indonesia kembali mengemuka, termasuk tantangan dalam pembiayaannya. Kebutuhan biaya pendidikan di Tanah Air tercatat terus meningkat dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kenaikan biaya pendidikan berlangsung konsisten dan dalam beberapa periode bahkan melampaui inflasi umum, sehingga menjadi tekanan tersendiri bagi perencanaan keuangan keluarga.

Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan biaya tersebut terlihat nyata di berbagai jenjang. Pada periode 2018–2024, rata-rata biaya pendidikan tingkat SMP meningkat lebih dari 70%, sementara SMA mengalami kenaikan lebih dari 50%. Di jenjang perguruan tinggi, biaya pendidikan pada 2024 telah mencapai sekitar Rp 19 juta per tahun. Sementara itu, inflasi sektor pendidikan juga tetap terjadi secara konsisten, dengan kenaikan tahunan berkisar 1,8%–1,9% pada 2025.

Kondisi ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga merupakan komitmen finansial jangka panjang yang memerlukan perencanaan matang sejak dini. Sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, kesiapan finansial menjadi salah satu faktor kunci yang tidak dapat diabaikan.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan fasilitas dana fleksibel sebagai solusi pembiayaan yang dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Produk ini memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan, dengan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “BRI Finance melihat kebutuhan ini sebagai peluang untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, mudah diakses, dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa mengorbankan tujuan finansialnya. Kemudahan proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital menjadi nilai tambah bagi nasabah”

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap layanan yang diberikan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 932 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

6 Agustus 2026 - 21:37 WITA

ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

6 Agustus 2026 - 21:37 WITA

Ribuan Calon Mahasiswa Datangi & Daftar BINUS University, Wujudkan Langkah Awal Menuju Karier Global

6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Ribuan Calon Mahasiswa Datangi & Daftar BINUS University, Wujudkan Langkah Awal Menuju Karier Global

6 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Nasional, Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Bioetanol PTPN I (Persero), Subholding Perkebunan Nusantara

6 Agustus 2026 - 20:40 WITA

Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Nasional, Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Bioetanol PTPN I (Persero), Subholding Perkebunan Nusantara

6 Agustus 2026 - 20:40 WITA

Trending di Bisnis