Manado, Sulutnews.com – Sekitar 12.085 Siswa Kelas XII di 197 SMK Negeri dan Swasta yang ada di Sulut dinyatakan berkompeten setelah ikut Uji Kompetensi Keahlian ( UKK) sejak awal hinga 30 April 2026.
Kepala Bidang ( Kabid) SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (1/5) dilokasi SMK Expo Kantor Gubernur Sulut membenarkan 12.085 siswa Kelas XII SMK sudah berkompeten karena sudah selesai ikut UKK yang dilaksanakan selama bulan April 2026 dari awal hinga 30 April.
” Ya betul sudah selesai UKK maka 12.085 sudah berkompeten dan sangat berkompeten pada program keahlian masing masing. Laporan dari semua sekolah hinga 30 April UKK lancar tertib” ujar Kabid Vecky
Dalam UKK penguji dari Eksternal yakni Dunia Usaha dan Dunia Industri ( DUDI) .Penguji yang menilai dan mereka yang menyatakan tidak berkompeten dan berkompeten bagi siswa yang ikut.
” Jadi sangat obyektif penilaian penguji Eksternal dari DUDI, kata Pangkerego. Dijelaskan untuk program keahlian Perhotelan itu penguji dari pihak Hotel yang menguji. Begitu juga program otomotif penguji dari PT Hasyart Toyota atau Mitsubudhi.

Foto – Kepsek SMK Negeri 3 Manado Selvie Ransulangi S.Pd.M.Pd
Memang proses belajar selama tiga tahun di SMK semua siswa sudah mengikuti dengan baik proses belajar sehinga disaat ujian teori dan UKK mereka juga sudah banyak mengetahui materi ujian termasuk UKK.” Jadi cukup baik hasil UKK saat ini, ” ujar Pangkerego
Kabid optimis 12.085 siswa yang sudah berkompeten ini usai lulus SMK bisa cepat kerja dan membuka usaha atau lanjut kuliah” Semua tergantung siswa dan kemauannya. Bagi kami Dikda sudah berupaya menghasilkan siswa berkompeten” ujar Kabid Vecky.
Ditambahkan juga lulusan SMK bisa ikut magang ke Jepang dan rencana mulai akhir Mei kemungkinan mulai ada seleksi lagi bekerjasama dengan PT Indonesis Nippon Anugerah ( PT.INA). Program magang di Jepang sudah berjalan sejak tahun 2023 dan akan berlanjut terus. Ini sangat baik karena diharapkan lulusan SMK tahun ini dan tahun sebelumnya bisa ikut seleksi dan ikuy aturan yang ada termasuk batas umur.
Selain itu ada juga program dari Pemerintah pusat yakni SMK Go Internasional. Artinya pemerintah membuka peluang lulusan SMK untuk kerja diluar negeri baik di Jepang dan dinegara lain.” Jadi lulusan SMK itu bagus karena banyak peluan untuk kerja diluar negeri” kata Kabid SMK
Menjawab yang lain Kabid SMK mengatakan, dalam program dari Kemendikdasmen dalam penelusuran tamatan dalam tahun ini cukup baik lulusan SMK yang langsung bekerja dan ada yang berwiraswasta juga” Jadi lulusan SMK banyak yang bekerja termasuk lulusan di Sulut tren kenaikan bagus” kata Kabid.
Kepsek Bersyukur UKK Obyektif
Sementara itu sejumlah Kepsek SMK bersyukur siswa mereka sudah dinyatakan berkompeten selesai ikut UKK.” Kami bersyukur dan banga karena siswa mereka sudah berkompeten dan UKK berjalan obyektif” kata Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Salele S.Pd dan Kepsek SMK Negeri 3 Manado Selvie Runsulangi S.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (1/5) dilokasi SMK Expo Halaman Kantor Gubernur.

Foto – Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Salele S.Pd.M.Pd
Menurut Kepsek Altje Salele ada sekitar 240 lebih siswa yang ikut UKK dan sudah berkompeten. Ini sangat membagakan karena UKK menguji secara obyektif dari penguji Eksternal DUDI.
Hal yang sama dikatakan Kepsek Selvie Runsulangi. Menurutnya ada 435 siswa mereka sudah berkompeten setelah ikut UKK untuk tujuh program keahlian
” Saya optimis mereka bisa cepat kerja dan berwiraswasta setelah berkompeten” kata Kepsek. Menurutnya penguji dari eksternal sangat obyektif dalam UKK sehinga sangat baik hasilnya dan sudah berkompeten. (Fanny)







