Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 28 Apr 2026 19:04 WITA ·

Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime


Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime Perbesar

Jakarta, 28 April 2026 – Di tengah dinamika ekonomi global, tekanan nilai tukar Rupiah, serta meningkatnya kebutuhan akan instrumen investasi yang stabil dan mudah diakses, Bittime menghadirkan aset-aset tokenisasi Real World Assets (RWA). Ini merupakan langkah transformasi Bittime dalam membuka akses investasi terhadap aset dunia nyata bagi masyarakat Indonesia. 

Sebelumnya, langkah strategis ini dilatarbelakangi oleh kondisi investor yang kerap menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses aset-aset global dengan mudah dan biaya terjangkau. Hal ini semakin diperkuat oleh volatilitas nilai tukar Rupiah yang mendorong investor untuk mencari alternatif lindung nilai yang lebih efisien dan fleksibel.

Dengan fokus pada perluasan aksesibilitas investasi, Bittime berupaya memberikan solusi bagi masyarakat Indonesia untuk mendiversifikasi portofolio di tengah tekanan nilai tukar Rupiah dan gejolak geopolitik saat ini.

Keunggulan utama dari aset-aset tokenisasi RWA ini terletak pada sistem kepemilikan fraksional (Fractional Ownership), yang memungkinkan setiap individu untuk memiliki aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) dengan jumlah yang sangat fleksibel. Selain itu, aset-aset seperti Tether ($USDT), Emas Tether ($XAUT), dan saham teknologi raksasa terkemuka (Magnificent 7) memiliki likuiditas tinggi dengan nilai nyata yang berbanding 1:1 dengan aset dunia nyata.

Hal ini menambah keunggulan aset kripto berbasis RWA yang kini dapat dibeli dengan mudah melalui platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti Bittime. Apalagi, aset-aset tersebut dapat diperdagangkan tanpa batas waktu atau 24/7 karena bersifat terdesentralisasi.

Selain itu, investor juga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan asetnya dengan memanfaatkan fitur staking pada platform Bittime. Di mana, fitur ini memberikan imbal hasil tahunan (APY) sebagai passive income dari total jumlah aset yang dimiliki. Sehingga investor dapat meningkatkan potensi pertumbuhan portfolio tidak hanya dari nilai aset yang bertumbuh tetapi juga imbal hasil tahunan yang didapatkan.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 921 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

1 Mei 2026 - 00:03 WITA

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

30 April 2026 - 23:55 WITA

Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik

30 April 2026 - 23:54 WITA

Solusi Drone untuk Akuisisi Data hingga Analisis Haul Road Pertambangan

30 April 2026 - 23:35 WITA

Solusi Drone untuk Survey Koridor hingga Inspeksi Jaringan Transmisi

30 April 2026 - 23:10 WITA

Inspeksi Jaringan Transmisi Lebih Akurat dengan LiDAR Zenmuse L3 dan LiPowerline

30 April 2026 - 22:34 WITA

Trending di Bisnis