Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Muba · 13 Apr 2026 21:39 WITA ·

Bupati Muba HM Toha Tohet Kebut Penambahan PI 5 Persen,Dorong Kedaulatan Energi dan Lonjakan PAD


Bupati Muba HM Toha Tohet Kebut Penambahan PI 5 Persen,Dorong Kedaulatan Energi dan Lonjakan PAD Perbesar

 

PALEMBANG,Sulutnews.com- Pemprov Sumsel bersama Pemkab Muba mempercepat langkah strategis untuk memperkuat posisi daerah dalam pengelolaan sektor minyak dan gas bumi. Fokus utama diarahkan pada penambahan Participating Interest (PI) sebesar 5 persen di Wilayah Kerja (WK) Rimau, yang dinilai krusial dalam mendorong kemandirian fiskal daerah.

Pembahasan tersebut diketahui dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Senin (13/4/2026).

Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan bahwa WK Rimau menyimpan potensi energi yang signifikan dan harus dimanfaatkan secara optimal dengan melibatkan daerah secara aktif.

“Penambahan PI 5 persen ini sangat strategis bagi Muba. Tidak hanya meningkatkan pendapatan asli daerah, tetapi juga memperkuat peran BUMD serta membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di daerah,” ujar Toha.

Menurutnya, keberhasilan memperoleh tambahan PI akan menjadi titik balik bagi Muba dalam memperkuat struktur fiskal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat.

“Kita harus bergerak cepat. Potensi ini besar dan tidak boleh terhambat oleh proses yang berlarut-larut,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Dr Herman Deru SH MM menegaskan bahwa Participating Interest (PI) merupakan hak daerah yang harus diperjuangkan secara maksimal. Ia menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar angka produksi.

“Participating Interest ini adalah peluang besar bagi daerah untuk mendapatkan manfaat langsung dari pengelolaan migas. Kita ingin memastikan bahwa kekayaan alam Sumsel benar-benar kembali ke rakyat,” kata Herman Deru.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mempercepat realisasi penambahan PI. “Mulai dari pemenuhan aspek regulasi, kesiapan kelembagaan, hingga penguatan BUMD sebagai pengelola,” tandasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Muba turut didampingi Asisten II Alva Elan SST MPSDA, Kepala Bappeda Dr Mursalin SE MM, Kepala BPKAD Riki Junaidi AP MSi, Plt Kadin Kominfo Daud Amri SH diwakili Kabid Informasi Publik Frans Gustian ST MSi, Kabag Sumber Daya Alam Rangga Perdana Putera SSTP MSi, Kabag Perekonomian Adi Monopo MPd, Kabag Prokopim Agung Perdana SSTP MSi, dan Dirut PT Muba Energi Maju Berjaya Dr H Donny Meilano.

Artikel ini telah dibaca 1,017 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Inver PPTPKH Tahap 3 Dimulai,8 Kecamatan di Muba Jadi Sasaran

8 Juli 2026 - 15:23 WITA

Wabup Abdur Rohman Husen Minta kontraktor Pastikan Skema Revitalisasi Jembatan P6 Lalan

2 Juli 2026 - 19:53 WITA

Dirgahayu Ke-80 Polri,Bupati Muba:Indonesia Aman,Dimulai dari Polri yang Profesional

1 Juli 2026 - 13:07 WITA

Penuh Optimisme,Tim Gabungan Lakukan Verifikasi Lapangan Lahan Transmigrasi Air Balui SP2 Muba

1 Juli 2026 - 12:53 WITA

Bupati H.M.Toha Tohet:Bidan Garda Terdepan Jaga Kesehatan Ibu dan Anak

30 Juni 2026 - 14:23 WITA

Aksi Kemanusiaan IDI Muba Gelar Donor Darah Perkuat Sinergi Kesehatan

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

Trending di Muba