Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 13 Apr 2026 14:28 WITA ·

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi


Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi Perbesar

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang visi sebagai perusahaan agribisnis kelas dunia (global champion) pada tahun 2036. Komitmen tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan Leadership Alignment Forum (LAF) 2026 di Jakarta pada 11–12 Maret 2026.

Mengusung tema “Aligning Leadership – Accelerating Execution”, forum ini menjadi momentum strategis bagi PTPN I dalam menyelaraskan arah kepemimpinan sekaligus merespons berbagai tantangan industri perkebunan yang semakin dinamis.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa perusahaan harus mampu bergerak cepat dalam menghadapi tekanan eksternal, seperti volatilitas harga komoditas dan disrupsi teknologi, di tengah proses konsolidasi internal pasca-merger yang masih terus diperkuat.

“Transformasi sesungguhnya bukan sekadar soal perubahan industri, melainkan tentang pergeseran pola pikir kepemimpinan (leadership mindset). Strategi hanya akan menjadi nyata ketika para pemimpin berkomitmen penuh untuk mengeksekusinya secara selaras,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan arah transformasi, PTPN I juga mengambil inspirasi dari perusahaan global seperti Nestlé yang mampu mempertahankan dominasi pasar melalui inovasi berkelanjutan serta disiplin standar operasional yang konsisten.

Sebagai peta jalan menuju visi tersebut, PTPN I telah menetapkan lima pilar strategis dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030. Pilar tersebut meliputi Operational Excellence melalui digitalisasi operasional, hilirisasi produk (downstream value creation) untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kopi dan teh, serta optimalisasi aset lahan dan penguatan disiplin keuangan. Seluruh strategi ini didukung oleh penguatan organisasi berbasis data (data-driven organization).

Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, akselerasi strategi tersebut diperkuat melalui penguatan budaya kerja dengan identitas baru Nusantara EntrePlanters. Budaya ini mendorong setiap insan perusahaan untuk memiliki owner’s mindset, yakni tanggung jawab dalam mengelola aset perusahaan secara profesional dengan semangat kewirausahaan yang tetap berlandaskan nilai-nilai planters.

Implementasi budaya tersebut dijalankan melalui metode kerja 3ON3 Way yang menitikberatkan pada produktivitas, efektivitas biaya, dan kecepatan (productivity, cost, speed/PCS).

Selain itu, PTPN I juga menginisiasi pengembangan teknologi melalui konsep 5G, yakni Go Lean, Go Green, Go AI, Go Secure, dan Go Beyond, sebagai langkah membangun sistem produksi perkebunan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang modern dan terintegrasi.

Dengan penyederhanaan proses bisnis serta penguatan akuntabilitas kepemimpinan, PTPN I optimistis dapat mempercepat transformasi menjadi perusahaan yang kompetitif pada 2030, sebelum mencapai posisi sebagai global champion pada 2036.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 921 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tembus Rantai Pasok Nasional, Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp 2,2 Miliar

1 Juli 2026 - 04:06 WITA

Libur Panjang Waisak dan Idul Adha 2026, KAI Bandara Layani Lebih dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara

30 Juni 2026 - 23:12 WITA

KAI Bandara YIA Layani 1,13 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

30 Juni 2026 - 23:08 WITA

KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

30 Juni 2026 - 23:05 WITA

KAI Daop 2 Bandung Adakan Pengobatan Gratis Dengan Rail Clinic di Stasiun Bumiwaluya

30 Juni 2026 - 22:30 WITA

Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?

30 Juni 2026 - 17:57 WITA

Trending di Bisnis