Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 11 Apr 2026 12:00 WITA ·

PWI Kota Bitung Kutuk Keras Akun Palsu yang Mencatut Nama Wartawan Syarif Umar


PWI Kota Bitung Kutuk Keras Akun Palsu yang Mencatut Nama Wartawan Syarif Umar Perbesar

SIARAN PERS RESMI
(PWI) Kota Bitung

Bitung, Sulutnews.com— dengan tegas mengutuk keras tindakan tidak bertanggung jawab berupa pembuatan akun palsu yang mencatut nama dan identitas wartawan , yang juga merupakan anggota aktif PWI Kota Bitung.

Akun palsu tersebut diketahui menggunakan nama “Sarip Umar” beserta foto milik Syarif Umar, dan telah memposting berbagai konten yang mengandung unsur SARA.

Bahkan, dalam unggahan terakhirnya, akun tersebut memposting konten terkait kegiatan Paskah GMIM yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Tidak hanya mencemarkan nama baik, tindakan ini juga telah menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan korban.

Syarif Umar mengaku kerap menerima ancaman pembunuhan. Bahkan, pada kejadian terbaru, rumahnya diduga menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal.

Ketua PWI Kota Bitung, menegaskan bahwa kasus ini sangat serius dan tidak bisa dianggap sepele.

“PWI Kota Bitung mendesak Kapolres Bitung untuk segera mengusut dan menangkap pelaku akun palsu ini.

Jika dibiarkan, hal ini berpotensi menimbulkan konflik yang lebih besar, karena akun tersebut kerap memposting isu SARA yang merugikan korban,” tegas Tesar.

Lebih lanjut, Tesar menyampaikan bahwa kasus ini juga menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menangani maraknya akun-akun palsu yang meresahkan masyarakat.

“Ini bukan kasus biasa. Aparat kepolisian, khususnya , harus segera bertindak cepat sebelum situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, Syarif Umar menyampaikan bahwa dirinya saat ini berada dalam kondisi terancam dan berharap adanya perlindungan dari pihak kepolisian.

“Saya sudah diancam akan dibunuh. Bahkan rumah saya dilempari batu semalam. Padahal akun itu bukan milik saya,” ungkapnya.

PWI Kota Bitung juga secara resmi meminta kepada Polres Bitung untuk,
– Segera mengusut dan menangkap pelaku di balik akun palsu tersebut.

– Memberikan perlindungan dan pengamanan kepada Syarif Umar beserta keluarganya.

– Menindak tegas segala bentuk kejahatan digital yang berpotensi memecah belah masyarakat.

PWI Kota Bitung menegaskan bahwa tindakan penyalahgunaan identitas serta penyebaran konten bermuatan SARA adalah pelanggaran serius yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mengancam stabilitas sosial.

PWI Kota Bitung akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku berhasil ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

PWI Kota Bitung

Artikel ini telah dibaca 1,029 kali

Baca Lainnya

Polres Bitung Peringati Hari Juang Polri 2026, Kapolres Bacakan Naskah Proklamasi Polisi

21 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Srikandi Jaga Desa Sulut Gelar Rapat Pleno Program Kerja, Kajati Buka dan Beri Arahan

20 Agustus 2026 - 19:37 WITA

Investor Asal Makassar Kecewa, Usaha Pemotongan Kapal di Bitung Terkendala Regulasi

20 Agustus 2026 - 01:54 WITA

Bersama Jajaran, Sudarsono Hadiri Tasyakuran Hari Pengayoman ke-81

19 Agustus 2026 - 22:14 WITA

Ichal Rumochoy Antar SDN 1 Mundung Juara Umum Drum Band, SMPN 3 Tombatu Juara 2

19 Agustus 2026 - 09:53 WITA

Resiko El Nino, Polsek Lembeh Bangun Kesiapsiagaan Kebakaran Berbasis Kelurahan 

18 Agustus 2026 - 18:36 WITA

Trending di Bitung