Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 2 Apr 2026 18:46 WITA ·

Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional


Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional Perbesar

Cilegon, 2 April 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group(KRAS) mempertegas komitmen operational excellence dengan capaian produksi yang menembus angka 120 ribu ton pada Maret 2026. Capaian impresif ini merupakan bagian dari implementasi strategi “KRAS Reborn” guna mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian industri nasional dan percepatan hilirisasi.

Hal tersebut
ditegaskan jajaran Direksi Krakatau Steel dalam forum  ngobrol bareng bersama Direksi Kraktaau Steel
Group dan karyawan pabrik Hot Strip Mill (HSM) dan Cold Rolling Mill (CRM) di
Cilegon pada Selasa (31/3). Agenda ini menjadi momentum penguatan militansi dan
soliditas seluruh insan perseroan dalam mengawal transformasi perusahaan.

Kepemimpinan Melayani dan
Pemulihan Fundamental Keuangan
 

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menekankan pentingnya
budaya “Kepemimpinan Melayani”. Ia membuka akses komunikasi langsung
bagi seluruh karyawan guna mendorong budaya speak
up
dan perbaikan berkelanjutan (continuous
improvement)
di setiap lini.

“Seluruh
insan Krakatau Steel Group harus memiliki ruang untuk menyampaikan masukan dan
solusi. Saya membuka pintu komunikasi kapan pun, karena transparansi adalah
fondasi penguatan organisasi kita,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat
sebagai Chairman IISIA dan Chairman ALFI/ILFA.

Lebih
lanjut, Dr. Akbar Djohan menjelaskan
bahwa transformasi fundamental dan transparansi keuangan menjadi kunci
pemulihan. Krakatau Steel Group berhasil mencatatkan tonggak sejarah melalui
restrukturisasi utang dengan efisiensi (diskon) hingga 80%. Langkah strategis
ini berhasil membalikkan kondisi keuangan perusahaan dari kerugian besar di
masa lalu menjadi raihan profit signifikan pada tahun buku 2025.

Akselerasi Kinerja Operasional
dan Efisiensi Terukur
 

Direktur Infrastruktur dan Operasi PT
Krakatau Steel (Persero) Tbk, Sidik Darusulistyo, menambahkan bahwa volume
produksi 120 ribu ton pada Maret 2026 adalah hasil kerja kolektif yang solid.
“Kinerja ini menjadi basis kuat bagi Perseroan untuk mengejar target profit
sebesar USD 115 juta pada tahun 2026,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sidik turut
memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inisiatif efisiensi di lapangan,
di antaranya penghematan Waste Pickle Liquor (WPL) di pabrik CRM senilai Rp1
miliar, optimalisasi learning curve tim HSM dalam mitigasi kendala produksi,
hingga peningkatan kualitas packing ekspor.

Dirinya turut menyampaikan bahwa saat
ini, Perseroan tengah menyusun peta jalan (roadmap)
modernisasi fasilitas produksi guna meningkatkan keandalan dan daya saing Krakatau
Steel di pasar global.

Dedikasi
Kualitas dan Penguatan Karakter Militansi

Sebagai wujud nyata dalam menjaga
kualitas produk dan efisiensi aset, manajemen Krakatau Steel Group
menginstruksikan optimalisasi pemanfaatan gudang secara menyeluruh. Dengan
memastikan seluruh produk baja, baik koil maupun plat tersimpan dengan standar
keamanan tinggi di dalam ruangan, Perseroan menjamin setiap produk yang
diterima pelanggan senantiasa dalam kondisi prima dan terlindungi sepenuhnya
dari faktor cuaca.

Langkah ini mempertegas komitmen
Krakatau Steel Group dalam menghadirkan produk baja nasional dengan standar
keandalan tertinggi. Guna menyelaraskan langkah, Perseroan juga menyatukan
indikator kinerja melalui standarisasi “Satu KPI Krakatau Steel”. Langkah ini
diambil untuk memastikan seluruh unit kerja bergerak dalam satu komando dan
memiliki tanggung jawab kolektif terhadap target besar perusahaan.

“Kami mengajak seluruh karyawan
untuk menumbuhkan militansi dan kebanggaan dalam menjaga setiap inci produk
yang kita hasilkan. Dengan semangat kebersamaan ini, kami optimistis Krakatau
Steel tidak hanya mampu menjaga keberlanjutan usaha, tetapi juga terus menjadi
motor penggerak ekonomi nasional hingga puluhan tahun ke depan,” pungkas Dr.
Akbar Djohan. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Revolusi Pelayanan Kesehatan Digital: RS Advent Bandung, PT ISM, dan UNM Luncurkan Sistem AI “GoRujuk”

2 April 2026 - 20:07 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Internal, PalmCo Konsolidasikan Karyawan di Momentum Halal Bihalal

2 April 2026 - 18:49 WITA

Hisense Menampilkan Solusi Smart Home Berbasis Full-Scenario di ASEAN Partner Conference 2026

2 April 2026 - 18:14 WITA

KAI Bandara Catat Peningkatan Penumpang pada Angkutan Lebaran 2026

2 April 2026 - 17:02 WITA

Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

2 April 2026 - 16:38 WITA

KAI Daop 2 Bandung bersama KAI Commuter dan KAI Services Gelar Senam Sehat Gratis dan Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat di Stasiun Cimahi Selatan

2 April 2026 - 16:15 WITA

Trending di Bisnis