PALEMBANG,Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menegaskan komitmennya dalam mendukung visi “Sumsel Maju Terus Untuk Semua” melalui penguatan peran keluarga dan pelestarian kerajinan daerah. Hal ini mengemuka saat delegasi Muba menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang dirangkaikan dengan Rakerda Dekranasda 2026 di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (1/04/2026).
Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, bersama Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Feby Herman Deru ini, dihadiri oleh pimpinan daerah dari 17 kabupaten/kota Termasuk Bupati Muba H. Toha Tohet S.H. Dari Bumi Serasan Sekate, tampak hadir Ketua TP PKK Muba Hj. Patimah Toha bersama tim teknis yang terdiri dari Ka. Bappeda H. Mursalin, SE., MM,. Ka. Disdagperind Hendra Tris Tomy, S.STP., McDev,. Plt. Ka. Dinkominfo Daud Amri SH, serta perwakilan DPMD dan Bagian Prokopim Muhammad Agung Perdana,S.STP., M.Si .
Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menekankan bahwa PKK adalah instrumen negara yang paling efektif untuk menyentuh ruang privat masyarakat, khususnya kaum ibu. Ia menginstruksikan secara khusus kepada para Bupati dan jajaran Bappeda, termasuk di lingkungan Pemkab Muba, agar tidak membiarkan PKK berjalan tanpa dukungan anggaran dan teknis.
“PKK adalah andalan kita untuk masuk ke unit terkecil yaitu keluarga. Saya minta Bappeda cermat menyandingkan program PKK dengan satuan kerja teknis di OPD agar dampaknya nyata, terutama dalam menekan angka stunting dan penguatan ekonomi keluarga,” tegas Deru.
Delegasi Kabupaten Muba mengikuti Rapat Konsultasi (Rakon) dengan agenda utama sinkronisasi data Dasawisma dan pengembangan wastra melalui Disdagperind. Dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Muba, Hj Patimah Toha, menyatakan kesiapannya mendukung penuh 10 Program Pokok PKK serta pengembangan kerajinan daerah demi memperluas pasar perajin lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, mengingatkan bahwa tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, dan Mewujudkan Indonesia Emas 2045” harus menjadi landasan gerak di tingkat daerah.
“HKG ke-54 ini adalah momentum refleksi. Kita harus menjadi motor penggerak perubahan dalam menyukseskan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Feby saat membacakan sambutan Ketua Umum PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian.
Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Pelaksana, Hj. Lidyawati Cik Ujang, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebelum acara puncak, telah dilaksanakan berbagai aksi kemanusiaan sepanjang Maret 2026. Aksi tersebut meliputi pembagian 200 paket sembako, bantuan bagi penyandang disabilitas, serta pelayanan kesehatan gratis.
Rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari (1-2 April 2026) ini melibatkan 166 peserta konsolidasi PKK dan 101 peserta Rakerda Dekranasda. Selain rapat koordinasi, acara juga dimeriahkan dengan pameran produk unggulan UP2K dari 17 kabupaten/kota, fashion show Kriya Sriwijaya, serta workshop kreatif guna meningkatkan kapasitas kader di lapangan.
Dengan hadirnya jajaran kepala OPD pendamping, Kabupaten Muba diharapkan mampu mengimplementasikan rumusan program hasil Rakerda secara inovatif dan partisipatif hingga ke tingkat kecamatan dan desa, demi mewujudkan keluarga Muba yang mandiri dan sejahtera.







