Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 30 Mar 2026 19:11 WITA ·

Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat


Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat Perbesar

Jakarta, 30 Maret 2026 – Perubahan kebijakan perdagangan global, khususnya di Amerika Serikat, menegaskan bahwa industri baja merupakan sektor strategis yang tidak sepenuhnya dapat diserahkan pada mekanisme pasar bebas.

Bagi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS), dinamika ini menjadi sinyal
kuat pentingnya menciptakan level playing field demi menjaga
keberlanjutan industri baja nasional.

Perseroan
memandang penguatan kebijakan pengamanan perdagangan, pengendalian impor tidak
wajar, dan konsistensi hilirisasi sebagai langkah penting untuk menjaga
utilisasi kapasitas, keberlanjutan usaha, serta nilai ekonomi industri baja
nasional. 

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
pengalaman global menunjukkan bahwa industri baja memiliki dimensi strategis
bagi ketahanan ekonomi.

“Dalam
kondisi distorsi pasar dan kelebihan kapasitas global, kebijakan yang
memastikan persaingan usaha yang adil menjadi kunci keberlanjutan industri
nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). 

Pergeseran Global Tegaskan Baja
sebagai Industri Strategis
 

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo
Setiadharmaji, Steel & Mining Insights dalam tulisannya menyoroti
transformasi Amerika Serikat dari pengawal liberalisasi perdagangan melalui
World Trade Organization menjadi negara yang menerapkan proteksi industri baja
secara sistematis. Penggunaan instrumen seperti tarif berbasis keamanan
nasional menunjukkan bahwa baja diposisikan sebagai bagian dari ketahanan
ekonomi dan keamanan negara.

Pergeseran kebijakan Amerika Serikat menjadi refleksi
bahwa dalam situasi distorsi struktural global, perlindungan terhadap industri
strategis bukanlah pilihan sementara, melainkan bagian dari arsitektur
kebijakan jangka panjang.

Momentum Penguatan Industri Strategis 

Sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI, Prabowo
Subianto, dalam memperkuat kedaulatan ekonomi, penguatan industri baja nasional
menjadi fondasi transformasi industri bernilai tambah tinggi.

Krakatau Steel Group berkomitmen meningkatkan daya saing
dan menjaga kepercayaan investor melalui transformasi bisnis yang
berkelanjutan. .

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

11 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Trending di Bisnis