Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 30 Mar 2026 12:34 WITA ·

Kementerian PU Mulai Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Desa Salah Sirong, Kabupaten Bireuen, Aceh


Kementerian PU Mulai Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Desa Salah Sirong, Kabupaten Bireuen, Aceh Perbesar

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memulai pelaksanaan pembangunan jembatan permanen rangka baja di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, guna memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Menteri PU Dody
Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan jembatan telah memasuki tahap awal
konstruksi, yang ditandai dengan dimulainya kegiatan bor log sebagai bagian
dari investigasi dan persiapan teknis.

“Pekerjaan konstruksi
sudah mulai dilaksanakan dengan kegiatan bor log di tiga titik sebagai bagian
dari tahapan awal pembangunan. Ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanah dan
kesiapan teknis sebelum konstruksi utama dimulai,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody
menjelaskan jembatan yang akan dibangun merupakan jembatan rangka baja tipe B
dengan bentang sepanjang 80 meter. Struktur rangka baja tersebut dipilih karena
dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan konektivitas, sekaligus memberikan
tingkat keamanan yang lebih baik bagi para pengguna jalan.

Terkait jadwal
pengerjaan, desain teknis jembatan saat ini masih dalam tahap finalisasi.
Setelah proses tersebut rampung, pekerjaan konstruksi utama direncanakan akan
mulai dilaksanakan pada April 2026.

Pembangunan jembatan
permanen ini merupakan langkah lanjutan pemerintah setelah sebelumnya melakukan
penanganan darurat guna menjaga kelancaran akses masyarakat setempat.

Kementerian PU
menargetkan keseluruhan pekerjaan konstruksi jembatan akan berlangsung hingga
Desember 2026.

Proyek ini menjadi
bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas wilayah tetap
terjaga, dengan mengedepankan aspek keselamatan konstruksi dan kualitas
pekerjaan agar infrastruktur dapat mendukung mobilitas warga serta kelancaran
distribusi logistik secara optimal.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1,025 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

11 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Trending di Bisnis