Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 28 Mar 2026 17:50 WITA ·

Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong


Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong Perbesar

Bandung (Jawa Barat), 28 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayahnya berlangsung relatif merata. Hal ini terlihat dari data kedatangan penumpang KA Jarak Jauh di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung yang cenderung stabil tanpa lonjakan signifikan.

Berdasarkan pantauan hingga Sabtu, 28 Maret 2026 (siang), jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang datang pada periode Minggu (22/3) atau H2 Lebaran hingga Sabtu (28/3) atau H2+6, rata-rata ada 25.132 pelanggan. Sejauh ini jumlah kedatangan penumpang KA Jarak Jauh terbanyak terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 atau hari kedua Lebaran dengan total ada 27.244 pelanggan yang datang dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa kondisi arus balik yang cenderung merata ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kebijakan yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan.

“Kami melihat adanya distribusi arus balik yang lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) bagi sejumlah instansi, sehingga masyarakat tidak harus kembali secara bersamaan,” ujar Kuswardojo.

Selain faktor kebijakan kerja fleksibel, program stimulus dari pemerintah juga turut memberikan dampak signifikan terhadap pola perjalanan masyarakat. Diskon tarif tiket kereta api sebesar 30% untuk kelas ekonomi komersial menjadi salah satu pendorong utama tersebarnya arus balik. Tercatat hingga siang ini ada 83.924 pelanggan yang memanfaatkan program diskon tiket 30% ini.

Tidak hanya itu, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan program promo “Silaturahmi” berupa potongan harga sebesar 20% untuk tiket sejumlah perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung, yakni KA Argo Wilis, KA Turangga, 2 KA Malabar, KA Mutiara Selatan, 2 KA Lodaya, 2 KA Harina, KA Ciremai, dan 2 KA Tambahan Bandung – Solo balapan. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif waktu perjalanan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan minat menggunakan transportasi kereta api.

“Kami juga memberikan promo tambahan berupa diskon 20% untuk KA eksekutif komersial sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan pilihan perjalanan kepada pelanggan, sehingga arus balik dapat lebih tersebar dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu,” tambah Kuswardojo.

Adapun pembelian tiket dengan tarif diskon tersebut dapat dilakukan melalui seluruh channel penjualan resmi KAI. Periode pembelian berlangsung mulai 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih fleksibel.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan berbagai program promo yang tersedia, serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean. Dengan kondisi arus balik yang merata ini, diharapkan perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan berkesan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 902 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

11 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Trending di Bisnis