Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 24 Mar 2026 18:05 WITA ·

KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi


KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi Perbesar

Bandung (Jawa Barat), 24 Maret 2026 – PT KAI Daop 2 Bandung tidak hanya mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026, namun juga menghadirkan layanan Kereta Api Lokal yang menjadi andalan masyarakat, yakni KA Siliwangi dengan relasi Cipatat – Sukabumi pulang pergi (PP). Kehadiran KA lokal ini menjadi solusi mobilitas yang terjangkau dan efektif, khususnya bagi masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari 11 Maret hingga 24 Maret 2026, KA Siliwangi mencatat tingkat okupansi rata-rata sebesar 93%. Bahkan okupansi KA Siliwangi mencapai 201% pada Senin, 23 Maret 2026 yang sejauh ini sebagai okupansi tertinggi. Jumlah penumpang yang berangkat pada hari Senin, 23 Maret 2026 juga tinggi, yakni mencapai 2.563 pelanggan yang berangkat dari Stasiun Cianjur dan 1.949 yang berangkat dari Stasiun Cipatat.

Dalam sehari, KA Siliwangi melayani hingga 6 perjalanan pulang pergi (PP) yang menghubungkan Cipatat dan Sukabumi. Frekuensi perjalanan yang cukup tinggi ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka, baik untuk keperluan mudik, balik, maupun aktivitas lainnya.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya okupansi KA Siliwangi menjadi indikator kuat bahwa layanan KA lokal sangat dibutuhkan masyarakat. “KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien. Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Dengan harga tiket yang hanya Rp5.000 untuk sekali perjalanan, baik dari Cipatat menuju Sukabumi maupun sebaliknya, KA Siliwangi menjadi pilihan favorit berbagai kalangan masyarakat. Tarif yang terjangkau ini memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk mengakses transportasi kereta api, khususnya pada momen Lebaran.

Tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana transportasi mudik dan balik, KA Siliwangi juga banyak digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan wisata dan silaturahmi. Jalur yang dilalui KA ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah serta akses menuju berbagai destinasi wisata menarik di sepanjang lintas Cipatat – Sukabumi.

Potensi pariwisata di lintas ini pun menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat dapat dengan mudah mengunjungi berbagai lokasi wisata alam, kuliner, maupun budaya yang tersebar di sepanjang jalur tersebut, menjadikan KA Siliwangi sebagai bagian dari pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan baik pada KA jarak jauh maupun KA lokal. “Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki mobilitas tinggi,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan layanan KA lokal seperti KA Siliwangi sebagai alternatif transportasi yang efisien. Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, KA Siliwangi diharapkan dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi, tidak hanya pada masa Lebaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

11 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Trending di Bisnis