Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 24 Mar 2026 08:22 WITA ·

BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara


BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara Perbesar

Jakarta, 4 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pembiayaan alat berat tetap stabil di tengah berkembangnya wacana penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026. Perseroan melihat bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus perencanaan di industri pertambangan yang masih berada dalam koridor wajar.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat indikasi signifikan yang mengarah pada penundaan maupun ekspansi pembiayaan alat berat. Permintaan dari sektor ini dinilai tetap menunjukkan tren yang positif, khususnya dari pelaku usaha dengan fundamental bisnis yang kuat dan berorientasi jangka panjang.

“Permintaan pembiayaan alat berat masih berjalan dengan baik, terutama dari sektor-sektor produktif yang memiliki daya tahan bisnis yang solid. Hal ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembiayaan di segmen ini,” ujar Wahyudi.

Dalam menjaga kualitas pertumbuhan, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan manajemen risiko yang disiplin serta selektif dalam menentukan portofolio, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan usaha debitur.

Sejalan dengan itu, BRI Finance juga terus mencermati perkembangan kebijakan serta dinamika industri guna memastikan strategi bisnis tetap adaptif dan relevan. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kualitas aset.

Dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan arah kebijakan yang ada, BRI Finance memproyeksikan pembiayaan alat berat hingga akhir tahun 2026 akan tetap berada pada level yang stabil. Perseroan akan memfokuskan pembiayaan pada sektor-sektor dengan prospek positif guna mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Sebagai gambaran kinerja, hingga awal tahun 2026, penyaluran pembiayaan alat berat BRI Finance tercatat tumbuh signifikan sebesar 144,68% secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan kontribusi terhadap total portofolio mencapai 20,17%. Capaian ini mencerminkan kuatnya permintaan serta posisi strategis segmen alat berat dalam mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 901 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

12 Agustus 2026 - 09:00 WITA

Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

11 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

11 Agustus 2026 - 17:49 WITA

Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

11 Agustus 2026 - 17:24 WITA

ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia

11 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di Bisnis