Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 17 Mar 2026 10:50 WITA ·

Indonesia–India Perkuat Kerja Sama Restorasi Kompleks Candi Prambanan


Indonesia–India Perkuat Kerja Sama Restorasi Kompleks Candi Prambanan Perbesar

JAKARTA — Indonesia dan India memperkuat kerja sama pelestarian warisan budaya melalui rencana restorasi kompleks Candi Prambanan. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon dan tim restorasi dari Archaeological Survey of India (ASI) di Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah lanjutan dari kolaborasi kedua negara dalam konservasi situs bersejarah, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menjaga salah satu kawasan warisan budaya terpenting di Asia Tenggara.

Prambanan sebagai Lanskap Budaya yang Terhubung

Dalam pertemuan itu, Fadli Zon menekankan bahwa upaya pelestarian Prambanan tidak dapat dilakukan secara terpisah dari situs-situs candi lain di sekitarnya. Kawasan ini, menurutnya, merupakan bagian dari lanskap budaya yang lebih luas yang mencerminkan pertemuan tradisi Hindu dan Buddha di Nusantara.

Ia menjelaskan bahwa kompleks Prambanan memiliki keterkaitan historis dan arsitektural dengan Candi Sewu dan Candi Plaosan, sehingga pendekatan konservasi perlu mempertimbangkan keseluruhan ekosistem budaya tersebut.

“Prambanan bukan kompleks yang berdiri sendiri. Ia merupakan bagian dari lanskap budaya yang lebih luas bersama Sewu dan Plaosan. Karena itu, upaya konservasi harus memulihkan bangunan candi sekaligus menjaga keseluruhan ekosistem budaya di kawasan tersebut,” ujar Fadli Zon.

Metode Anastylosis dan Tantangan Restorasi

Setelah melakukan kunjungan lapangan awal, tim ASI menilai bahwa sejumlah candi perwara di kompleks Prambanan memerlukan konservasi lanjutan. Salah satu metode yang direncanakan adalah anastylosis, teknik restorasi yang menyusun kembali bangunan menggunakan batu asli yang ditemukan di lokasi.

Melalui metode ini, struktur candi direkonstruksi sebanyak mungkin menggunakan material asli, sementara batu baru hanya ditambahkan secara terbatas untuk memastikan stabilitas bangunan.

Namun proses tersebut tidak lepas dari tantangan. Tim ASI mencatat bahwa banyaknya batu arsitektural yang tersebar di area situs membuat proses identifikasi menjadi kompleks. Setiap batu harus didokumentasikan dengan teliti untuk menentukan asalnya sebelum dapat dipasang kembali pada struktur yang tepat.

Karena itu, tahap awal restorasi akan difokuskan pada dokumentasi menyeluruh terhadap struktur candi dan komponen batu sebelum keputusan restorasi final diambil.

Proyek Percontohan Restorasi

Sebagai langkah awal, ASI mengusulkan proyek percontohan restorasi pada satu atau dua candi perwara. Proyek ini diharapkan dapat membantu menentukan metode kerja yang paling efektif sebelum restorasi dilakukan pada skala yang lebih luas.

Tim ASI yang dipimpin oleh Additional Director General Janhvij Sharma memaparkan rencana restorasi tersebut secara langsung kepada Menteri Kebudayaan Indonesia serta meminta arahan terkait pendekatan konservasi yang akan diterapkan di kawasan Prambanan.

“Selama ribuan tahun, India dan Indonesia terhubung bukan hanya melalui perdagangan dan ekonomi, tetapi juga melalui budaya yang hidup dan terus beresonansi dari timur hingga barat,” ujar perwakilan ASI.

Ia menambahkan bahwa tim ASI yang berada di Indonesia saat ini juga terus bekerja untuk mendukung pemulihan berbagai situs warisan dunia.

“Tim kami di Indonesia telah bekerja dengan tekun untuk membantu memulihkan lebih banyak situs Warisan Dunia,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Fadli Zon menyampaikan bahwa Indonesia memiliki dokumentasi historis yang cukup lengkap mengenai kawasan candi tersebut. Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi sumber penting bagi tim restorasi dalam merancang proses pemulihan struktur candi secara akurat.

Kolaborasi Internasional untuk Warisan Dunia

Pemerintah Indonesia menyatakan terbuka terhadap kerja sama internasional yang dapat memperkuat upaya konservasi situs warisan budaya, khususnya di kawasan Prambanan yang merupakan salah satu situs bersejarah paling penting di Indonesia.

Fadli Zon juga menyoroti potensi pemanfaatan teknologi modern dalam proses konservasi. Menurutnya, pendekatan digital termasuk kecerdasan buatan dapat membantu proses identifikasi serta penyusunan kembali batu-batu candi yang tersebar di lokasi.

“Pemanfaatan teknologi, termasuk pendekatan digital dan kecerdasan buatan, dapat membantu mengidentifikasi serta menyusun kembali komponen batu candi secara lebih akurat,” ujarnya.

Melalui kerja sama restorasi ini, kedua negara berharap dapat memperkuat pelestarian warisan budaya yang tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga menjadi simbol hubungan panjang antara India dan Indonesia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 953 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ROAD TO PURANA 17: PURANA MEMULAI RANGKAIAN SELEBRASI LEWAT “PURANA KIDS MODEL SEARCH” DI CENTRAL DEPARTMENT STORE

12 Agustus 2026 - 17:40 WITA

Rayakan Kemerdekaan di Fatmawati City Center Dengan Penawaran 17-8-45

12 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Rekomendasi Motor Irit untuk Kerja, Tetap Stylish Dipakai ke Mana Saja

12 Agustus 2026 - 16:53 WITA

Marclan International Gelar Sales & Marketing Conference 2026 untuk Perkuat Kinerja Semester Kedua

12 Agustus 2026 - 16:39 WITA

KAI Daop 2 Bandung, Percantik Stasiun dan KA dengan Ornamen Kemerdekaan

12 Agustus 2026 - 16:36 WITA

Raih Gelar Champion di Brands for Good Award, BINUS SCHOOL Simprug Jadi yang Terbaik untuk Kategori Pendidikan Berdampak

12 Agustus 2026 - 16:32 WITA

Trending di Bisnis