Boltim, Sulutnews.com – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, bersama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, meninjau langsung lokasi pembangunan Yonif TP 868/Bantong Sakti, untuk memastikan progres pembangunan batalyon baru itu, berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Lokasi pembangunan Yonif TP 868/Bantong Sakti tersebut, bertempat di Desa Motongkad Utara Kecamatan Motongkad Kabupaten Boltim, dan kunjungan itu, menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan jajaran TNI, dalam mendukung pembangunan fasilitas pertahanan di wilayah tersebut, Rabu 11 Maret 2026.
Pada kesempatan itu, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan bahwa, pembangunan satuan batalyon baru merupakan bagian dari upaya penguatan pertahanan wilayah, sekaligus mendukung stabilitas keamanan Daerah.

“Dengan adanya batalyon ini, diharapkan kemampuan pengamanan wilayah dapat semakin optimal, dan kehadiran Yonif 868/Bantong Sakti diharapkan memberikan dampak positif bagi keamanan dan pembangunan Daerah,”Jelas Pangdam.
Lanjut Pangdam, selain aspek pertahanan, pembangunan fasilitas militer tersebut juga diproyeksikan memberi efek ekonomi bagi Masyarakat sekitar.
“Aktivitas pembangunan hingga operasional nantinya diyakini akan membuka peluang ekonomi baru, mulai dari sektor jasa, perdagangan, hingga penyediaan kebutuhan logistik bagi personel yang bertugas,”Terangnya.

Foto:Tampak Bupati dan Pangdam XIII/Merdeka, meninjau setiap bangunan.
Sementara itu, Bupati Oskar Manoppo, menambahkan bahwa, ia menyambut baik pembangunan Yonif TP 868/Bantong Sakti di wilayah Motongkad.
“Menurutnya, kehadiran satuan TNI ini tidak hanya memperkuat keamanan Daerah, tetapi juga dapat mendorong perkembangan wilayah, khususnya di Kecamatan Motongkad dan sekitarnya,”Tutup Bupati.
Sekedar di kerahui, kehadiran pimpinan Daerah dan TNI ini, menunjukkan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan Yonif TP 868/Bantong Sakti, yang diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan serta keamanan di kawasan Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di wilayah Boltim. (Ayla)





