Mayjen TNI Lucky Avianto dipercaya memimpin Kogabwilhan III dan naik pangkat menjadi letnan jenderal. Ia dikenal sebagai perwira yang tegas di medan operasi sekaligus disegani oleh KKB Papua.
Jakarta – Panglima TNI, Jenderal Agus Subianto, mempromosikan Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Berdasarkan mutasi terbaru Panglima TNI, Alumnus Angkatan Pertama SMA Taruna Nusantara ini, otomatis menyandang pangkat jenderal bintang tiga alias Letnan Jenderal TNI dan menjadi alumi pertama SMA Taruna Nusantara yang ‘pecah bintang 3’.
Papua memang bukan wilayah baru bagi Lucky Avianto. Lulusan terbaik Akmil 1993 yang meraih predikat Adhi Makayasa dan Perwira siswa (Pasis) terbaik Seskoad 2011 yang meraih penghargaan Vira Jati ini beberapa bulan lalu dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Meski mengemban jabatan Pangdam XXIV Mandala Trikora, perwira peraih penghargaan Wira Adhi Nugraha oleh Sesko TNI 2019 dan penghargaan akademik peserta terbaik TNI AD di PPSA XXIV Lemhanas Tahun 2023 ini, tetap dipercaya sebagai Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema.
Sosok yang sangat ditakuti oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, dikenal sebagai jenderal tempur, mengingat Lucky acapkali memimpin langsung pasukannya keluar masuk rimba Papua, dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara dan keselamatan rakyat di ufuk timur NKRI.
Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya menjaga dan menegakkan kedaulatan Negara di Tanah Papua, Lucky senantiasa mengedepankan prinsip _Salus Populi Suprema Lex Esto,_ yang berarti _’keselamatan jiwa dan raga rakyat adalah hukum tertinggi’_
Namun ketika menghadapi situasi tertentu, Lucky tanpa ragu mengambil tindakan tegas dan terukur yang dilakukan secara profesional berdasarkan _ROE (rules of enggagement)_, untuk memastikan setiap langkah sesuai dengan hukum, HAM, etika, dan kebijakan, serta melindungi personel dan warga sipil.
Meski menjadi momok bagi KKB Papua, penanganan terhadap kelompok separatis tersebut tak hanya dilakukan lewat pendekatan militer, namun juga dilakukan Lucky melalui pendekatan humanis yang menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat Papua.
Dalam keseharian, Lucky seringkali terlihat becengkrama dan sangat dekat dengan masyarakat, khususnya dalam upaya bersama menumbuhkembangkan akses pendidikan dan kesehatan, membangun infrastruktur, mendampingi warga atau petani lokal, yang melibatkan mantan atau simpatisan KKB Papua.
Pendekatan ini efektif hingga menarik menarik simpati masyarakat, termasuk anggota atau simpatisan KKB papua, yang lambat laun mendukung kehadiran TNI sebagai motor pembangunan kesejahteraan di Bumi Cendrawasih.
Cara-cara humanis yang dilakukan Lucky menjadi pukulan telak khususnya bagi propaganda KKB Papua selama ini, dimana masyarakat kini sadar bahwa perjuangan separatis bukan hanya ilegal, tetapi juga kontraproduktif terhadap masa depan Papua.
Pendekatan yang di inisiasi Lucky membuka mata dan mengubah persepsi masyarakat Papua, dimana Rakyat Papua mulai memahami bahwa janji dan teror KKB bukanlah solusi, melainkan jalan sesat yang mengorbankan masa depan bangsa Papua
Dengan amanah barunya sebagai Pangkogabwilhan III, Lucky diharapkan dapat terus menegakkan kedaulat bangsa dan NKRI diwilayah timur Indonesia, yang meliputi darat (Kepulauan Maluku dan Pulau Papua), laut (perairan di sekitar Kepulauan Maluku, Pulau Papua dan ALKI-3b beserta perairan sekitarnya), serta udara (wilayah di atas Kepulauan Maluku, Pulau Papua dan ALKI-3b beserta perairan sekitarnya.
Rekam Jejak Lucky Avianto
Lucky Avianto merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara Magelang atau lulusan tahun 1993. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (Akmil) dan lulus tahun 1996 dengan predikat Lulusan Terbaik atau Adhi Makayasa.
Lucky Avianto merupakan lulusan terbaik Dikreg Seskoad Angkatan XLIX Tahun 2011, lulusan terbaik Dikreg XLVI Sesko TNI tahun 2019, serta Lulusan Terbaik Akademik di PPSA XXIV Lemhannas Tahun 2023 yang mahir bidang Infanteri Baret Merah Kopassus.
Di luar pendidikan formal kemiliteran, Lucky Avianto berprestasi sebagai peserta terbaik di beberapa Pendidikan TNI maupun TNI AD, seperti Pendidikan Combat Intel Pasis Akmil tahun 1996/1997, Pendidikan Kursus Bahasa Inggris TNI AD tahun 1999, Kursus Staf Perencanaan Strategis tahun 2016, serta Kursus Operasi Gabungan TNI Tahun 2017.
Lucky Avianto tidak hanya cerdas di bidang pendidikan, tapi juga garang di lapangan dengan berbagai prestasi di daerah operasi penugasan di dalam maupun luar negeri. Di dalam negeri, pemilik Brevet Komando Kopassus ini terlibat dalam Operasi Maluku dan Operasi Aceh.
Sementara di luar negeri, ia pernah tergabung dalam penugasan sebagai Military Observer di Congo pada tahun 2009, serta saat menjabat Komandan Batalyon Mekanis TNI (Indobatt) Kongo XXIII-G/Unifil di Lebanon.
Lucky Avianto mengawali karier militer dari satuan Kopassus. Saat berpangkat Letnan Dua hingga Kapten, Lucky Avianto pernah menjabat sebagai Danton Yon-23 Grup 2 Kopassus, Danki Yon-23 Grup 2 Kopassus, Kasi Intel Komando Operasi di Aceh, Dantim Yon 31 Grup 3 Kopassus, dan Kasi Ops Grup 1 Kopassus.
Setelah naik pangkat jadi Mayor, Lucky dipercaya menjadi Wadanyon 11 Grup 1 Kopassus dan Kaspri Danjen Kopassus. Saat Letnan Kolonel, Lucky mengemban amanat sebagai Danyonif 400/Raider (2012), Danyonif 500/Raider (2012-2014), Dandim 0829/Bangkalan (2014-2015), dan Waasops Danjen Kopassus (2015-2016).
Kariernya semakin melejit setelah naik pangkat jadi Kolonel. Ia dipercaya menjabat Asrena Danjen Kopassus (2016-2017), Asops Danjen Kopassus (2017-2018), Dan Grup 1/Para Komando Kopassus (2018-2019), Puskodalops Satgas Covid-19 (2020), Asops Kasdam XVIII/Kasuari (2020-2021), dan Danrindam XII/Tanjungpura (2021-2022).
Lucky Avianto kemudian pecah bintang pada Januari 2022 ketiga dipromosikan menjadi Kapusdiklat BIN. Setahun kemudian ia masuk ring 1 KSAD sebagai Staf Khusus pada tahun 2023. Selanjutnya ia menjabat Waasops KSAD Bidang Siapsat, hingga ditunjuk menjadi Pangkoops Habema pada tahun 2024.
Pada 6 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Panglima XXIV/Mandala Trikora, dan sekarang, Lucky Avianto diberikan amanah baru sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahan (Pangkogabwilhan) III.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES





