Manado,Sulutnews.com – Perayaan Cap Goh Meh atau Goan Siau Imlek 2577 yang bertepatan dengan tahun Kuda Api (mulai 17 Februari 2026), di Kota Manado berlangsung meriah, Selasa (3/3).
Perayaan yang menjadi Agenda Wisata Nasional Pasiar Tapikong Tahun Baru Imlek 2026 Masehi ini digelar di Kawasan Kampung China, dan dibanjiri Umat Tri Darma (Konghucu/Budha,Tao) beserta pengunjung masyarakat umum.
Masih diwarnai dengan berbagai atraksi spirit festival, atraksi ini didahului dengan tarian adat lokal kabasaran, atraksi marcing band dan mobil hias dengan ornamen dewa-dewi dalam kepercayaan Konghucu, selanjutnya
Tarian Barongsay. Tarian ini cukup spektakuler karena bertugas mengawal sembilan Tangsin dari berbagai Klenteng yang kemudian diarak sepanjang jalan kawasan pencinaan tersebut.
Perayaan dan Agenda Pasiar Tapikong tahun ini dihadiri Gubernur Yulius Selvanus beserta Wakil Gubenur Sulawesi Utara Victor Mailangkay. Kedatangan keduanya disambut hangat oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Ricard Sualang.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Gubernur Yulius Selvanus mengucapkan banyak selamat kepada masyarakat Tionghoa dan menyampaikan harapannya semua masyarakat yang merayakan cap go meh diberkati oleh Tuhan sang pemilik kehidupan.
“Kiranya juga banyak rejeki, bahagia selalu menjadi bagian kita semua,” ucap gubernur.
Gubernur Yulius Selvanus juga berkenan memukul gong sebelumnya untuk menandai dimulainya acara Cap Go Meh Kota Manado.
Seperti diketahui, rangkaian atraksi budaya ini merupakan perayaan hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek di Kota Manado.
Turut hadir Pjh Sekprov Sulut Denny Mangala, Sekda Manado Steaven Dandel, Kapolresta Manado, Koordinator Staf Khusus Gubernur Sulut, serta jajaran pejabat Pemprov Sulut dan jajaran pejabat Pemkot Manado. (*)





