Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 3 Mar 2026 22:06 WITA ·

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Fokus Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api


Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Fokus Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Perbesar

Bandung (Jawa Barat), 3 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan. Berbagai langkah preventif terus dilakukan, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang.

Pada Selasa, 3 Maret 2026, KAI Daop 2 Bandung melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 165A Jalan Laswi, Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengguna jalan akan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang, terutama menjelang meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api pada masa Angkutan Lebaran.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Executive Vice President Daop 2 Bandung Hendra Wahyono beserta jajaran manajemen KAI Daop 2 Bandung. Turut serta dalam kegiatan ini sejumlah komunitas pecinta kereta api (railfans) di wilayah Daop 2 Bandung, antara lain Railfans Cimahi, Railfans Cianjur, Garut Railfans, Kereta Anak Bangsa, serta Indonesian Railway Preservation Society (IRPS).

Dalam kesempatan tersebut, EVP Daop 2 Bandung Hendra Wahyono menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama perusahaan, terlebih menjelang Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat. “Kami ingin memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan selamat dan tepat waktu. Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya pengguna jalan di perlintasan sebidang,” ujarnya.

Petugas KAI bersama komunitas railfans memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar selalu berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu mulai menutup, tidak menerobos perlintasan, dan berhenti sejenak tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kereta api melintas ketika akan melewati perlintasan sebidang. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain sosialisasi di perlintasan, KAI Daop 2 Bandung kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel kereta api. Larangan tersebut mencakup berjalan kaki di atas rel, berfoto, bermain, hingga kegiatan ngabuburit di sekitar atau di jalur rel yang kerap terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Aktivitas tersebut sangat berbahaya karena jalur rel merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api.

KAI menegaskan bahwa jalur rel bukanlah ruang publik. Setiap orang yang berada di jalur rel tanpa kepentingan operasional dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Undang-Undang Perkeretaapian. Ancaman sanksi pidana maupun denda dapat diberlakukan bagi pihak yang dengan sengaja melanggar ketentuan tersebut dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Kegiatan sosialisasi keselamatan ini merupakan agenda rutin yang secara konsisten dilaksanakan oleh KAI Daop 2 Bandung. Tidak hanya di perlintasan sebidang, edukasi juga dilakukan langsung kepada warga serta sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur rel. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama stakeholder terkait dan komunitas railfans di wilayah Daop 2 Bandung sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun budaya tertib dan peduli keselamatan perkeretaapian.

Melalui kegiatan sosialisasi yang berkelanjutan ini, KAI Daop 2 Bandung berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kecelakaan di perlintasan sebidang maupun gangguan perjalanan akibat aktivitas di jalur rel dapat diminimalisir. Sinergi antara KAI, stakeholder, komunitas railfans, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan kereta api yang selamat dan andal selama Angkutan Lebaran 2026.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus melakukan edukasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pelayanan maksimal kepada pelanggan. Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan momen kebersamaan bersama keluarga dengan penuh kenyamanan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 943 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Baru Jurusan Kesehatan POLTERA, Ditargetkan Rampung Akhir Agustus 2026

13 Agustus 2026 - 19:01 WITA

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

13 Agustus 2026 - 18:38 WITA

VRITIMES Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026

13 Agustus 2026 - 17:28 WITA

VRITIMES Dorong Inovasi Brand Awareness, SEO, dan AIO Perusahaan Melalui Kehadirannya di INTI Asia 2026

13 Agustus 2026 - 17:25 WITA

IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

13 Agustus 2026 - 16:33 WITA

Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

13 Agustus 2026 - 16:18 WITA

Trending di Bisnis